Politisi PDIP Sebut Ada Mark Up Biaya Sewa di Maskapai Garuda: Harus Bongkar!

Terkini.id, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI fraksi PDIP, Evita Nursanty menilai ada mark up biaya sewa pada maskapai Garuda Indonesia lewat leasing.

Politisi PDIP ini lalu meminta penegak hukum untuk turun tangan dan mengusut apa saja yang menyebabkan perusahaan pelat merah ini mengalami kerugian triliunan.

Pengusutan itu, menurut Evita, harus dilakukan terhadap semua mantan direksi Garuda Indonesia yang harusnya bertanggung jawab penuh atas kerugian maskapai tersebut.

Baca Juga: Habib Bahar ‘Ngamuk’, Ruhut Sitompul: Ini Kadrun Baru Keluar Penjara...

Ia pun mengatakan bahwa kasus mark up harus diusut dan dibongkar.

“Hukum harus ditegakkan bagi yang telah melakukan mark-up atas leasing pesawat sehingga menyebabkan kerugian Garuda. Ini harus dibongkar,” ucap Evita, dikutip dari GenPi.

Baca Juga: Jadi Buah Bibir, Ini Sosok Brigjen Zamroni, Suami dari Wanita...

Selanjutnya, ia juga mengatakan, apabila terbukti ada mark up antara pejabat Garuda Indonesia dengan lessor, maka telah melanggar etika dan hukum bisnis sehingga Garuda Indonesia pantas untuk melakukan renegosiasi ulang.

Tidak sampai di situ, Evita juga memaparkan bahwa Garuda Indonesia dapat menunda seluruh kewajiban terhadap lessor yang terbukti melakukan mark up.

Mengenai solusi bagi penyehatan Maskapai Garuda, Evita menegaskan partainya akan selalu mengingat kesejarahan Garuda Indonesia sebagai flag carrier dan membela kepentingan karyawan.

Baca Juga: Jadi Buah Bibir, Ini Sosok Brigjen Zamroni, Suami dari Wanita...

“Kita tegaskan membela karyawan, dan menindak para eksekutif Garuda yang telah menyalahgunakan kewenangan dengan melakukan kongkalikong dengan lessor tertentu,” tegas Politisi PDIP itu.

“Jadi kasus-kasus yang sama sangat mungkin terjadi di Maskapai Garuda Indonesia, sehingga ini saatnya harus dibuka semua,” jelasnya.

Bagikan