Terkini, Jeneponto – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Jeneponto melalui Bhabinkamtibmas terus aktif membantu para petani di wilayah binaannya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, menjelaskan, program ini sejalan dengan instruksi Kapolri untuk berperan aktif dalam membantu masyarakat melalui pendekatan humanis dan pemberdayaan.
“Kami memberikan perhatian khusus kepada para petani karena mereka adalah ujung tombak dalam menjaga ketahanan pangan. Dengan bantuan Bhabinkamtibmas, diharapkan hasil panen dapat meningkat, dan kesejahteraan masyarakat juga terjamin,” kata AKBP Widi Setiawan, Rabu, 8 Desember 2025.
Bhabinkamtibmas tidak hanya berperan sebagai penghubung antara kepolisian dan masyarakat, tetapi juga terjun langsung membantu petani, mulai dari penyediaan bibit unggul hingga pendampingan teknis. Selain itu, mereka juga memberikan edukasi terkait metode pertanian modern dan ramah lingkungan.
Seperti Bripka Sudarsono, Bhabinkamtibmas Polsek Kelara, menunjukkan dedikasinya dengan terjun langsung ke sawah membantu warga binaan membajak sawah dan menanam padi.
- Di Rakernas APEKSI 2026: Wali Kota Makassar Munafri Dorong Penguatan Ketahanan Bencana dan Pangan
- Semen Tonasa Gelar Sunatan Massal bagi Masyarakat Lingkar Perusahaan
- HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Jeneponto Musnahkan Sabu 1 Kg, Bernilai Rp1,2 Milyar
- Kalla Toyota Cetak Rekor Penjualan Juni 2026, Sambut Juli dengan Event Hybrid Terbesar di Makassar
- Poltekpar Makassar Tembus Peringkat Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
“Aksi ini dilakukan di Dusun Bungung Carameng, Desa Samataring, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.” Jelas AKBP Widi Setiawan.
Bripka Sudarsono merupakan personel yang membawahi Desa Samataring. Ia dikenal sebagai anggota kepolisian yang aktif menjalankan tugas pokoknya sebagai pembina keamanan dan ketertiban masyarakat. Tidak hanya bertugas menjaga keamanan, Bripka Sudarsono juga kerap terlibat langsung dalam kegiatan warga, seperti kerja bakti, gotong royong membangun rumah, hingga membantu petani.
“Membajak sawah dan menanam padi bersama warga binaan adalah salah satu wujud nyata Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya untuk menciptakan rasa aman, tetapi juga mendukung program pemerintah, khususnya ketahanan pangan,” Terang AKBP Widi Setiawan.
Ia menambahkan, sebelum adanya program ketahanan pangan, Bripka Sudarsono sudah sering membantu warga binaan yang mayoritas adalah petani. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memberikan semangat kepada para petani agar tetap produktif.
Kehadiran pihak Kepolisian di tengah warga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. “Kami merasa terbantu dengan kehadiran Pak Polisi yang selalu hadir di saat kami membutuhkan. Tidak hanya soal keamanan, tapi juga membantu pekerjaan di sawah seperti ini,” ungkap salah satu warga.
Dengan adanya dukungan dari Polres Jeneponto, para petani merasa lebih percaya diri menghadapi tantangan di sektor pertanian, termasuk ancaman perubahan iklim. Kapolres Jeneponto berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menguatkan kolaborasi antara polisi dan masyarakat.
Langkah ini menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Program ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang kokoh dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Jeneponto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
