Polres Jeneponto Gelar Operasi Zebra 2020, Ini Sasarannya

Polres Jeneponto
Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Muh Tamrin

Terkini.id, Jeneponto – Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto bakal menggelar operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Zebra 2020.

Operasi yang digelar serentak seluruh wilayah indonesia dilaksanakan selama 14 hari yang di mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020.

Kasat lantas AKP Muh.Tamrin mengatakan, operasi terpusat dengan sandi Zebra 2020 digelar serentak seluruh wilayah Indonesia.

“Operasi sandi Zebra 2020 ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” kata AKP Muh.Tamrin, Minggu, 25 Oktober 2020.

Lebih lanjut, AKP Muh.Tamrin menyampaikan sasaran sandi Zebra 2020 yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Menarik untuk Anda:

“Operasi Zebra 2020 akan menyasar 7 sasaran pelanggaran, yakni, pengendara kendaraan bermotor yang tidak memakai helm, mengemudikan kendaraan dalam pengaruh minuman keras atau mabuk, mengemudi melewati batas kecepatan, tidak menggunakan sabuk keselamatan atau sefty belt, menggunakan hand phone saat mengemudikan kendaraan, melawan arus, dan pengemudi di bawah umur,” ungkap Tamrin.

Menurutnya, dalam operasi tersebut Satlantas akan lebih fokus pada sosialisasi dikmas Lantas.

“Untuk operasi kali ini kita lebih banyak untuk sosialisasi dan dikmas lantas/pendidikan masyarakat lalu lintas, daripada penegakan hukum,” tutur mantan Kasat Lantas Polres Bone Polda Sulsel ini.

Ia menambahkan, opersi sandi Zebra 2020 sejalan dengan tujuan operasi cipta kondisi menjelang akhir tahun di bidang lalu lintas.

“Setelah Operasi Zebra 2020, dilanjutkan dengan Operasi Lilin yang dilaksanakan di akhir tahun. Pada operasi ini, lebih banyak pencegahan,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Selama November 2020, Kasus Covid-19 di Jeneponto Bertambah 89 dan Sembuh 80 Orang

Bupati Jeneponto Terima LHP Pengelolaan Barang Milik Daerah Tahun 2019-2020 dari BPK

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar