Dedi pun pada pekan lalu juga menepis kabar soal adanya temuan bunker berisi uang sebanyak Rp900 miliar di kediaman Irjen Ferdy Sambo, tersangka kasus penembakan terhadap Brigadir J.
Menurut Dedi, tim khusus yang menangani kasus tersebut menyatakan informasi itu tidak benar adanya alias hoaks.
“Berdasarkan informasi dari tim khusus yang melakukan penggeledahan di beberapa tempat Irjen FS, info soal bunker Rp900 miliar tidaklah benar,” ungkap Dedi.
Ia mengatakan, tim khusus memang melakukan penggeledahan di beberapa tempat yang salah satunya rumah Ferdy Sambo.
Penyidik pun, kata Dedi, melakukan penyitaan beberapa barang bukti dan tidak ada bunker berisikan uang Rp900 miliar sebagaimana kabar yang beredar.
“Apa saja yang disita itu untuk pembuktian nanti dipersidangan. Timsus melakukan penyidikan dengan langkah pro justitia,” tuturnya.
Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggung jawabkan.
Lebih lanjut, Dedi juga menegaskan bahwa Polri tetap berkomitmen mengusut perkara penembakan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo dengan profesional, akuntabel dan transparan.
“Tim khusus terus bekerja. Mohon sabar dan dukungannya. Komitmen kami sejak awal mengusut perkara ini sampai tuntas dengan mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation,” ujarnya. (suara.com).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
