Terkini.id, Jakarta – Seorang Polwan cantik yang diketahui merupakan Kapolsek Astana Anyar, Bandung kepergok di hotel bareng anak buah. Usut punya usut, mereka ternyata lagi asyik pesta sabu di hotel tersebut.
Polwan cantik berpangkat Kapolsek tersebut yakni Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. Ia ditangkap Reserse Narkoba Polda Jawa Barat.
Kasus tersebut terungkap saat Kapolsek wanita bersama anak buahnya itu dites urine dan positif menggunakan narkoba jenis sabu.
Kendati saat penggerebekan tak ditemukan barang bukti, namun di kasus lain ada ditemukan barang bukti.
Kabar terkait penangkapan Polwan berpangkat Kapolsek itu dibenarkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago.
- Meity Rahmatia Resmi Lantik Ratnawati Arif sebagai Ketua IPHI Sinjai Periode 2026--2031
- Mahasiswa Polbangtan Gowa Raih Juara I Lomba Agrifood Innovation pada 2nd Agripolyfest dan Dies Natalis ke-8 Polbangtan Malang
- Perluas Peluang Kerja Alumni di Jepang, Kementan Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja
- Sewindu Berkarya, Polbangtan Kementan Perkuat Ekosistem Agropreneur untuk Cetak SDM Pertanian Masa Depan
- Hak Angket DPRD Gowa Dinilai Memiliki Dasar Konstitusional, Ahli Tegaskan Bukan untuk Mengusut Urusan Pribadi!
Erdi mengungkapkan, sejauh ini pihaknya telah mengamankan 12 orang terkait penggerebekan tersebut.
“Yang jelas memang ada pengamanan anggota Polsek Astana Anyar terkait yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba. Ada 12 yang diamankan, termasuk kapolsek,” kata Kompol Erdi, Rabu 17 Februari 2021 seperti dikutip dari Hops.id.
Kasus tersebut, lanjut Erdi, terungkap usai adanya aduan ke Mabes Polri. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Propam Polda Jabar.
Menurutnya, berdasarkan pengembangan Propam Polda Jabar salah satu anggota Polsek Astana Anyar ditangkap. Dari anggota Polsek Astana Anyar itu diamankan barang diduga sabu seberat 7 gram.
“Mereka diamankan di sini (Polda Jabar), sedang menjalani pemeriksaan. Dari pemeriksaan cek urine yang dilakukan, beberapa di antaranya positif,” ungkap Erdi.
Lanjut Erdi mengatakan, kendati hasil urine Polwan Kapolsek itu positif menggunakan narkoba jenis sabu namun pihaknya tidak menemukan barang bukti.
“Tapi yang di polsek itu tidak ada barang bukti dan kebetulan ada beberapa orang yang positif setelah dicek urinenya. Ini yang akan didalami,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
