Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar kembali menyinggung soal Pesantren Agrokultural Markaz Syariah milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Jawa Barat.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 29 Desember 2020, Denny Siregar memposting sebuah foto yang memperlihatkan sebuah gerbang pekarangan bertuliskan “Peternakan Markaz Syariah” di Megamendung.
Pada postingan foto tersebut, Denny juga ikut membagikan cuitan yang ia unggah sebelumnya.
Dalam cuitannya itu, ia mengatakan dari dulu selalu mendengar cerita tentang versi kandang kambing.
Dari dulu saya tuh selalu dengar tentang versi kandang kambing. Tapi cuman ceritanya doang, ga pernah ada buktinya,” cuit Denny Siregar.
- Krisis Air di Wilayah Utara Kota, Komisi B DPRD Makassar Turun Langsung Cek Jaringan Pipa
- Memimpin Dengan Ide, Mengabdi Untuk Beraksi, Lurah Emsel Ubah Limbah Jadi Inovasi Paving Block
- Gubernur Andi Sudirman: Calon Ketua PWI Sulsel Harus Tak Terikat Partai Politik
- PT Vale Gelar Service Excellence Improvement Program untuk Mutu Layanan Kesehatan Masyarakat Morowali
- Rakor ATR/BPN dan KPK, Pemkot Makassar Perkuat Tata Kelola Aset
Ia pun meminta penjelasan terkait versi kandang kambing yang dikaitkannya dengan peternakan Markaz Syarih FPI tersebut.
“Diperjelas dong, ada apa disana? Kasian kan kambingnya, selama ini mereka difitnah,” kata Denny.
Sebelumnya, beredar surat dari PT Perkebunan Nusantara VIII atau PTPN VIII yang meminta Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk dikosongkan.
Pondok Pesantren Markaz Syariah tersebut diketahui milik Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.
Markaz Syariah yang dikelola pentolan FPI itu didirikan pada 2013. Adapun pendirian pesantren itu dikabarkan tak mengantongi izin dan persetujuan dari PTPN VIII yang disebut selaku pemilik sah lahan lokasi berdirinya pesantren tersebut.
Dalam isi surat yang beredar disebutkan bahwa pemilik pesantren yakni Rizieq Shihab diberi waktu hingga 7 hari setelah surat itu diterima untuk mengosongkan lahan di pesantren itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
