Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar kembali menyinggung soal Pesantren Agrokultural Markaz Syariah milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Jawa Barat.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 29 Desember 2020, Denny Siregar memposting sebuah foto yang memperlihatkan sebuah gerbang pekarangan bertuliskan “Peternakan Markaz Syariah” di Megamendung.
Pada postingan foto tersebut, Denny juga ikut membagikan cuitan yang ia unggah sebelumnya.
Dalam cuitannya itu, ia mengatakan dari dulu selalu mendengar cerita tentang versi kandang kambing.
Dari dulu saya tuh selalu dengar tentang versi kandang kambing. Tapi cuman ceritanya doang, ga pernah ada buktinya,” cuit Denny Siregar.
- Dirgahayu ke-23 Terkini.id, Kepala Dinas Dukcapil Jeneponto Harap Tetap Kokoh Menyampaikan Informasi Faktual
- Pemkot Makassar Kedepankan Cara Humanis, 20 Lapak Dibongkar Mandiri
- Aksi AeroTani Mahasiswa Polbangtan Kementan Curi Perhatian di Gerakan Tanam Serempak
- 23 Tahun Terkini.id, Kapolsek Arungkeke Harapkan Tetap Jadi Pelita Informasi Tepercaya di Jeneponto
- Ansariadi, Putra Bulukumba dengan Jejak Global, Kini Pimpin FKM Unhas
Ia pun meminta penjelasan terkait versi kandang kambing yang dikaitkannya dengan peternakan Markaz Syarih FPI tersebut.
“Diperjelas dong, ada apa disana? Kasian kan kambingnya, selama ini mereka difitnah,” kata Denny.
Sebelumnya, beredar surat dari PT Perkebunan Nusantara VIII atau PTPN VIII yang meminta Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk dikosongkan.
Pondok Pesantren Markaz Syariah tersebut diketahui milik Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.
Markaz Syariah yang dikelola pentolan FPI itu didirikan pada 2013. Adapun pendirian pesantren itu dikabarkan tak mengantongi izin dan persetujuan dari PTPN VIII yang disebut selaku pemilik sah lahan lokasi berdirinya pesantren tersebut.
Dalam isi surat yang beredar disebutkan bahwa pemilik pesantren yakni Rizieq Shihab diberi waktu hingga 7 hari setelah surat itu diterima untuk mengosongkan lahan di pesantren itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
