Dengan potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau para pemangku kepentingan serta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, hingga keterlambatan jadwal penerbangan dan pelayaran.
“Masyarakat diharapkan selalu waspada, khususnya di daerah rawan bencana. Ikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG atau instansi terkait lainnya untuk memastikan mitigasi dapat dilakukan dengan baik,” kata Irwan.
Menurut BMKG, kesiapsiagaan ini penting dilakukan untuk mengurangi risiko bencana yang bisa berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, terutama menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru yang biasanya diwarnai peningkatan mobilitas warga.
BMKG juga meminta warga pesisir dan nelayan untuk mewaspadai ketinggian gelombang laut yang bisa membahayakan aktivitas pelayaran. Pemerintah daerah diharapkan sigap dalam menyampaikan peringatan dini dan menyiapkan langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Daerah dengan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem:
- Kota Parepare,
- Kabupaten Barru,
- Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep),
- Maros,
- Makassar,
- Gowa,
- Golf Internasional SSAO Series 4 Digelar di Padivalley Gowa September 2026, Pegolf dari 13 Negara Siap Berlaga
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Warga Bone Waspadai Informasi Tidak Resmi soal Pembatasan BBM
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Ketua BK DPRD Jeneponto Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Jeneponto, Terlapor Membantah
- PDAM Makassar Kerjakan Koneksi Pipa 300 mm di Antang Raya, Sejumlah Wilayah Terdampak
Dengan kondisi atmosfer yang tidak stabil dan berbagai fenomena cuaca yang terjadi secara bersamaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
