Dengan potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau para pemangku kepentingan serta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, hingga keterlambatan jadwal penerbangan dan pelayaran.
“Masyarakat diharapkan selalu waspada, khususnya di daerah rawan bencana. Ikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG atau instansi terkait lainnya untuk memastikan mitigasi dapat dilakukan dengan baik,” kata Irwan.
Menurut BMKG, kesiapsiagaan ini penting dilakukan untuk mengurangi risiko bencana yang bisa berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, terutama menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru yang biasanya diwarnai peningkatan mobilitas warga.
BMKG juga meminta warga pesisir dan nelayan untuk mewaspadai ketinggian gelombang laut yang bisa membahayakan aktivitas pelayaran. Pemerintah daerah diharapkan sigap dalam menyampaikan peringatan dini dan menyiapkan langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Daerah dengan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem:
- Kota Parepare,
- Kabupaten Barru,
- Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep),
- Maros,
- Makassar,
- Gowa,
- Membangun Kekuatan, Membuka Jalan Kesejahteraan, Satgas TMMD ke-128 Bangun Talud, Jamin Infrastruktur Desa
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Perkuat Mitigasi Kebakaran, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Latih Masyarakat Gunakan APAR
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Terima Penghargaan Nasional di Hari Otda 2026
- Satu-satunya dari Luar Jawa, Makassar Raih Predikat Kinerja Tertinggi di Hari Otda 2026
Dengan kondisi atmosfer yang tidak stabil dan berbagai fenomena cuaca yang terjadi secara bersamaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
