PP Lidmi Kutuk Penembakan Warga Muslim di Selandia Baru

PP Lidmi
Ketua Umum PP Lidmi Hamri Muin

Terkini.id, Makassar – Kabar duka kembali datang dari negeri kangguru, Selandia Baru. Peristiwa mengerikan menyajikan adegan penembakan brutal di sebuah masjid pasca Jumatan itu tersiar begitu cepat di jagat maya.

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern menyatakan empat orang telah ditangkap polisi terkait penembakan brutal di Masjid Al Noor di Deans Ave dan di sebuah masjid lainnya di pinggiran Linwood. Identitas keempat orang yang ditangkap belum diungkap ke publik.

Ia mengonfirmasi bahwa sedikitnya 40 orang tewas dalam penembakan brutal di dua masjid yang ada di wilayah Christchurch.

Sementara itu, dari data yang dikumpulkan lingkar dakwah, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan ada enam warga negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru, saat penembakan terjadi.

Tiga WNI dipastikan selamat dan bisa dikontak. Sementara tiga lainnya masih dalam proses pencarian untuk memastikan keselamatan WNI tersebut.

Baca juga:

Harian New Zealand Herald melaporkan pelaku adalah seorang pria Australia yang telah menulis manifesto berisi ideologi ekstrem kanan yang anti-Islam dan anti-imigran.

Brenton Tarrant sang pelaku, menyiarkan aksi biadabnya itu di media sosial miliknya dan mendapatkan kecaman dari berbagai macam pihak.

Seorang saksi mata yang diwawancara TVNZ mengatakan seorang pria memasuki Masjid Al Noor dengan menenteng pistol pada pukul 13.45 waktu setempat.

PP Lidmi: Itu perbuatan terkutuk!

Merespon kejadian ini, Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP Lidmi) ikut angkat suara.

Lewat keterangan tertulisnya kepada media, Jumat 15 Maret 2019, Ketua Umum PP Lidmi Hamri Muin menyesalkan aksi tersebut terjadi.

Ia mengatakan, kejadian tersebut adalah terorisme yang merupakan perbuatan terkutuk, dan tidak satu agama pun membenarkannya dan pelakunya harus hukum seberat-beratnya.

“PP Lidmi mengecam siapapun pelaku penembakan kepada kaum muslimin yang dilakukan di Selandia Baru, dan mendukung pemerintah setempat untuk menegakkan hukum atas kasus teror tersebut,” tegas Hamri.

“Hari ini adalah hari Jumat, para kaum Muslimin yang menjadi korban dipanggil di hari yang Mulia dan Insya Allah Husnul Khatimah, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tambahnya.

Dia pun berpesan kepada seluruh kaum Muslimin untuk tetap menunjukkan diri sebagai agama yang Rahmatan Lil Al-Amin.

“Kita jaga perdamaian, dan tunjukkan bahwa tuduhan Teroris yang disematkan kepada Islam selam ini salah alamat,” tegasnya.

Citizen Reporter: Zulkifli Tri Darmawan

Komentar

Rekomendasi

Deng Ical dan Appi Ikuti Fit And Proper Test Demokrat Untuk Pilwali Makassar

Hadiri Fit And Proper Test Demokrat, UQ Sukriansyah Siap Pimpin Makassar Dalam Segala Situasi

Update 6 Juni Pasien Corona Covid-19 di Makassar

Makassar Canangkan Interaksi Terbatas dan Imunitas Tinggi Berbasis Kearifan Lokal Cegah Covid-19

Bamus DPRD Makassar Jadwalkan Reses Masa Sidang Ketiga 15-20 Juni

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar