Terkini.id, Makassar – Temu Aktivis Dakwah Kampus se-Indonesia menjadi salah satu rangkaian kegiatan Muktamar III PP LIDMI yang dihadiri oleh seluruh perwakilan dari berbagai daerah dan provinsi se-Indonesia yang bertempat di Gedung BPSDM Sulawesi Selatan, Jumat, 21 Februari 2020.
Ketua umum LIDMI, Hamri Muin mengatakan bahwa pertemuan ini adalah pertemuan yang sangat penting dalam mengusung dakwah kampus.
“Pertemuan ini adalah pertemuan yang sangat penting untuk mengusung dakwah untuk seluruh Indonesia. Dengan adanya pertemuan ini memberikan perubahan dan pengaruh secara luas,” ujarnya.
Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk menyatukan konsolidasi seluruh kader dari berbagai daerah dan wilayah se-Indonesia.
“Pertemuan ini juga bertujuan untuk menyatukan konsolidasi dengan seluruh kader dari berbagai wilayah se Indonesia. Pertemuan ini harus kita memiliki peran besar untuk perkembangan dakwah kampus di seluruh Indonesia dan menghidupkan ghirah seluruh kader dalam memperjuangkan dakwah kampus,” harapnya.
- Muktamar V PP LIDMI Tetapkan Andi Muhammad Shalihin Sebagai Ketua Umum Periode 2024-2026
- Pengurus PP LIDMI Resmi Dilantik, Siap Galakkan Transformasi Gerakan Progresif dan Kolaboratif
- Gelar Webinar, PP Lidmi Hadirkan Kandidat Doktor Universitas Islam Madinah
- PP LIDMI Bakal Gelar Webinar Nasional, Bahas RUU HIP
- Mahasiswa Pascasarjana Unhas Ini Terpilih Sebagai Ketua Umum PP LIDMI
“Juga untuk kembali rekonstruksi untuk gerakan dakwah kampus untuk Indonesia beradab,” sambungnya.

Tujuan pihaknya, kata Hamri, adalah untuk kembali merekonstruksi gerakan dakwah kampus untuk Indonesia beradab.
“Sebagaimana hari ini untuk kita berkumpul untuk membangkitkan perjuangan dakwah dalam mewujudkan Indonesia yang beradab,” lanjutnya.
Menurutnya, pemikiran Islam harus digaungkan ke seluruh kampus di Indonesia, karena jika tidak maka pemikiran sekuler, liberal yang akan menguasai kampus.
“Kita melihat dakwah kampus merupakan aset untuk melahirkan orang-orang besar di masa yang akan datang. Kapan pemikiran Islam tidak digalakkan di kampus-kampus Islam, maka pemikiran-pemikiran liberal, sekuler, syiah yang akan menguasai kampus,” tegas Hamri Muin.
“Kerisauan adalah salah satu cara untuk membuat kita bergerak dalam perjuangan dakwah,” ujarnya.
Olehnya itu, lanjutnya, kita mesti risau dengan kondisi kita hari ini. Dan terus berjuang dalam gerakan dakwah kampus ke depan. Serta memperkuat konsolidasi dan ukhuwah perjuangan kita ke depan.
Citizen Reporter: Muhammad Akbar (Infokom PP LIDMI)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
