Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto dan elite Gerindra aktif melaksanakan safari politik ke beberapa tokoh.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio berpendapat, hal tersebut wajar karena Prabowo perlu pendamping di Pilpres 2024 .
“Kalau Pak Prabowo sih boleh-boleh aja ya melakukan safari terus-terusan, apalagi kan dia perlu pendamping. Kan enggak lucu juga kalau elektabilitasnya dia tinggi karena ada tabungan elektabilitas dari 2014 dan 2019, tapi kemudian dia enggak bisa nyalon karena enggak ada pasangan yang mau,” kata dia dikutip Sindonews.com, Jumat 6 Mei 2022.
Pria yang akrab disapa Hensat ini menilai, agar dapat memiliki pasangan dan mitra koalisi, Prabowo perlu pendekatan sejak dini.
Terlebih lagi, Prabowo mempunyai pengalaman beberapa kali kalah dalam pilpres.
- Presiden Prabowo Subianto Serahkan Satyalancana Wira Karya ke Gubernur Sulsel
- Cek Kesehatan Gratis Tembus 70 Juta Peserta, Kemenkes Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Dedikasi Nakes
- Dua Guru Lutra Akhirnya Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo, Gubernur Sulsel: Alhamdulillah
- Diluncurkan Presiden Prabowo, BSI Jadi Bank Emas Syariah Pertama di Indonesia
- Dukung Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Kapolri-Panglima TNI Luncurkan Gugus Tugas Polri
“Enggak mudah karena dia punya pengalaman kekalahan dan orang Indonesia perlu diyakinkan bahwa dia masih punya kesempatan menang dan wajar dia melakukan itu,” tutur dia.
Akan tetapi, pendiri lembaga riset KedaiKOPI ini mengatakan, Prabowo pun perlu dapat menjelaskan pertanyaan besar pada pendukungnya bahwa sekarang dirinya serius maju di Pilpres 2024 menjadi presiden. Bukan maju di pilpres yang nantinya menjadi menteri.
Walaupun, Prabowo berpendapat hal itu telah udai dengan alasan rekonsiliasi dan kebersamaan. Akan tetapi hal itu tidak berlaku bagi publik.
“Para pendukungnya masih mempertanyakan apakah kemudian dia masih ingin maju karena kemudian juga ingin jadi menteri. Nah, ini kemudian harus dijelaskan oleh Pak Prabowo,” tutup dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
