Prabowo Olok-olok Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Ndasmu!

Prabowo
Prabowo Subianto. (foto: Instagram @prabowo)

Terkini.id, Jakarta – Calon Presiden Prabowo Subianto sempat mengolok-olok Jokowi saat berorasi dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Minggu 7 April 2019.

Sentilan bernada olok-olok itu, disampaikan Prabowo setelah beberapa saat setelah memulai orasinya.

Saat itu, Prabowo awalnya meminta jeda dalam pidatonya untuk minum kopi.

“Laki-laki minum kopi. Eh ini maaf-maaf ini pidato kebangsaan, nggak boleh banyak guyon, betul? Dikit-dikit guyon boleh,” ucapnya usai minum.

Setelah itu, dia pun melanjutkan pidatonya dengan menyindir Jokowi.

Menariknya, karena Prabowo mempraktekkan bagaimana intonasi Jokowi saat berpidato menyampaikan kesuksesan ekonomi.

“Kalian mau dengar pemimpin politik Indonesia memberi sambutan,” ucapnya sambil memulai bagaimana presiden berpidato.

“Saudara-saudara sekalian, ekonomi Indonesia baik, pertumbuhan 5 persen. Lima persen ndasmu,” ucapnya disambut meriah ratusan ribu massa yang hadir.

Dia kemudian melanjutkan olok-oloknya.

“Harga-harga terkendali, kemiskinan menurun, menurun dari kakek ke cucu,” guyon Prabowo disambut tawa massa.

“Kita membangun banyak infrastruktur, nanti rakyat kita bagi kartu-kartu. Bung! kita butuh pekerja, bukan kartu!” tukas dia.

Turunkan Listrik dalam 100 Hari, Menurut Rizal Ramli

Suasana kampanye Akbar Prabowo-Sandi yang digelar di Gelora Bung Karno, Minggu 7 April 2019.(ist)
Suasana kampanye Akbar Prabowo-Sandi yang digelar di Gelora Bung Karno, Minggu 7 April 2019.(ist)

Prabowo juga memuji kerja-kerja tim pakarnya. Salah satu anggota tim pakar ekonominya, Rizal Ramli.

“Saya punya pakar antara lain Bung Rizal Ramli. Dia ahli matematika dan fisika, orang pintar. Hanya orang pintar yang bisa jadi ahli fisika. Harusnya dia jadi presiden. (Tapi) kocokan dadu menang saya. Betul?” kelakar Prabowo.

Dia mengungkapkan, begitu dia mendapat mandat rakyat, dia akan turunkan harga. Salah satunya listrik.

“Saya tanya (pakar), bisakah turunkan harga listrik? mereka hitung-hitung, saya tanya berapa lama? tiga tahun? dua tahun? saya kira minimal 1,5 tahun. Ternyata dia hitung-hitung 100 hari pertama,” kata dia.

“Saya bilang ke dia. Eh Bung Rizal jangan ngarang. Saya mau bicara di hadapan ratusan juta rakyat Indonesia, jangan sampai saya bohong,” beber Prabowo.

Menurut Prabowo, Rizal Ramli tetap yakin pada hitungannya bahwa TDL bisa diturunkan dalam waktu 100 hari kerja.

“Jadi kenapa selama ini (TDL) tinggi, saya tanya. Beliau jawab, ‘biasa Pak, banyak yang minta setoran’,” imbuh Prabowo.

Berita Terkait
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
[tdcn-comments title="Komentar" post_id="147515" get="20" border="true" auto_load="true" order="ASC"]
Terkini
Pilpres

Tugas TKD Jokowi-Ma’ruf Sulsel Resmi Berakhir

Terkini.id -- Tugas Tim Koalisi Daerah (TKD) Jokowi-Ma'Provinsi Sulawesi Selatan resmi berakhir, sejak, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) ditetapkan sebagai pasangan presiden dan wakil presiden