Makassar Terkini
Masuk

Presiden Jokowi Bawa Pesan Tak Tertulis Zelensky untuk Putin, Netizen: Bahkan Sampai di Luar Negeri Dia Bohong?

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo bawa pesan tak tertulis Zelensky untuk putin, Netizen sindir bohong sampai di luar negeri.

Seorang netizen melalui akun twitter @ReinkarnasiRain, seperti dilihat pada Minggu 3 Juni 2022, mencuit sebuah sindiran atas Presiden Joko Widodo yang bawa pesan tak tertulis Presiden Ukraina, Zelensky untuk Presiden Rusia, Putin.

Dalam narasi cuitannya, ia mengungkap jika Presiden Jokowi berbohong hingga ke luar negeri.

“Bahkan sampai di luar negeri dia bohong?,” tulis @ReinkarnasiRain.

Terlebih lagi, akun twitter dengan nama Rain tersebut lontarkan kebohongan jokowi sudah parah hingga masuk ke level stadium.

“Hmm, sepertinya penyakit bo’ongnya dah pd stadium parah, dah dipertontonkan ke seluruh dunia,” tambahnya.

Twitter/@ReinkarnasiRain

Sebelumnya, akun @ReinkarnasiRain taruh link berita tentang pesan tak tertulis dalam cuitan sindirannya tersebut.

Berita tersebut telah diposting oleh Kompas.com dengan judul “Pesan Tak Tertulis Zelensky untuk Putin melalui Jokowi” dan dilihat pada Minggu 3 Juli 2022.

Banyak media massa yang mengabarkan kesediaan Presiden Jokowi untuk membawa pesan dari Zelensky untuk Putin.

Hal tersebut terjadi ketika Jokowi berkunjung ke Ukraina pada Rabu 29 Juni 2022 kemarin.

Kemudian, Jokowi menawari Zelensky jika ingin menitipkan pesan ke Putin, yang akan Jokowi kunjungi pada hari esoknya.

“Dalam kaitan ini, saya menawarkan diri untuk membawa pesan dari Presiden Zelensky untuk Presiden Putin yang akan saya kunjungi segera,” ungkap Jokowi.

Kemudian, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengonfirmasi terkait pesan tak tertulis tersebut. Ia membenarkan jika pesannya memang tidak tertulis. Pesan Presiden Ukraina tersebut memang dibuat tidak tertulis.

“Itu bukan pesan tertulis. Hanya itu yang bisa saya katakan kepada Anda,” ucap Dmitry.

Selanjutnya, Sekretaris Pers Kepresidenan Ukraina, Serhi Nikiforov menambahkan bahwa topik utama yang dibahas dalam pertemuan kedua pimpinan negara tersebut adalah masalah blokade pelabuhan Ukraina.

“Indonesia adalah salah satu pengimpor biji-bijian tersebar dari Ukraina, dan blokade pelabuhan-pelabuhan Ukraina adalah fokus utama pembicaraan antara kedua presiden (Indonesia-Ukraina) di Kyiv,” ungkap Serhi Nikiforov.