Problem Kota Makassar Tiap Jelang UNBK: Komputer Tidak Cukup

Problem Kota Makassar Tiap Jelang UNBK: Komputer Tidak Cukup

K
HZ
Kamsah
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Setiap menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan berlangsung pada April 2020, Pemerintah Kota Makassar melakukan sejumlah persiapan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar.

Problem internal sekolah di Kota Makassar yang belum merata dalam hal ketersediaan fasilitas pembelajaran, seperti perangkat komputer dan jaringan yang belum merata menjadi penyebabnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abd Rahman Bando mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan PT. Telkom dalam hal jaringan.

Hal tersebut untuk memastikan kesiapan jaringan semua sekolah yang ada di Makassar, termasuk yang berada di pulau terpencil.

“Kita minta supaya betul-betul PT Telkom, tapi saya kira ini kebijakan nasional, Telkom pasti sudah menyiapkan untuk seluruh titik yang menyelenggarakan UNBK,” ucap Rahman Bando, Senin, 9 Maret 2020.

Baca Juga

Rahman membeberkan jumlah komputer dan laptop di setiap sekolah dan peserta yang akan mengikuti ujian tidak berimbang, sehingga harus ada swadaya.

“Jadi akhirnya mau tidak mau, harus ada yang swadaya, bawa sendiri laptop dan dipinjam lah dari orang tuanya. Tapi karena ini harus dihubungkan dengan sistem online UNBK jadi mereka harus bawa laptopnya disitu paling lambat sebelum ujian UNBK,” terangnya.

“Termasuk dipulau, itu termasuk di Kodingareng. Kodingareng itu jaringannya sudah ok, tapi tidak semua anak-anak punya laptop, saya sudah koordinasi kepada Kepala Sekolahnya itu dipinjam di SMK 3,” kata dia kemudian.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.