Terkini, Makassar — Produk tanaman pangan hasil budidaya penyandang disabilitas dari Penerima Manfaat (PM) Sentra Wirajaya Makassar menyita perhatian warga dalam kegiatan Gelar Pasar Tani yang digelar Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar di halaman Balai Kota Makassar, Kamis (21/5/2026).
Berbagai hasil pertanian seperti bayam merah, kacang panjang, terong, ubi jalar madu, pisang, hingga jagung habis terjual dan diborong pengunjung.
Mayoritas pembeli merupakan pegawai Pemerintah Kota Makassar yang antusias membeli produk hasil kebun para penyandang disabilitas tersebut.
Kegiatan ini menjadi ruang promosi sekaligus pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas binaan Sentra Wirajaya Makassar, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin, mengaku bangga atas tingginya minat masyarakat terhadap produk pertanian yang dihasilkan para penyandang disabilitas.
- OJK Ungkap Perempuan Rentan Jadi Korban Investasi Bodong dalam Forum Ekonomi di Makassar
- Bank Sulselbar Dorong Generasi Muda Kembangkan Usaha Peternakan di Sidrap
- Pegadaian Gelar Gade Preneur UMKM di Makassar, Fokus Penguatan Branding dan Digitalisasi
- GM Hotel Gammara Bakal Bongkar Rahasia Public Speaking di Workshop IHGMA Sulsel
- Telkomsel Bantu Fasilitas Sanitasi di Dusun Parasengan Beru Maros
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya membuka ruang dan kesempatan yang setara agar penyandang disabilitas dapat menunjukkan kemampuan serta kreativitas mereka di tengah masyarakat.
“Penyandang disabilitas tidak hanya membutuhkan perlindungan, tetapi juga pemenuhan hak dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ruang untuk berkarya dan menunjukkan kreativitas,” ujar Syamsuddin.
Ia menambahkan, kegiatan seperti Gelar Pasar Tani menjadi momentum penting dalam mendorong kesetaraan dan inklusivitas sosial, khususnya di sektor ekonomi produktif.
Salah seorang penyandang disabilitas mental, Nasran, mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia bahkan berhasil meraih pendapatan cukup besar hanya dalam waktu singkat.
“Sebentar ji pak dijual, cuma butuh waktu dua jam saya bisa mendapat Rp600 ribu dari hasil penjualan hari ini,” kata Nasran dengan penuh semangat.
Partisipasi Sentra Wirajaya Makassar dalam Gelar Pasar Tani menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas mampu menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing apabila diberikan kesempatan, pendampingan, serta akses pasar yang memadai.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
