Terkini.id, Makassar – Profesi petani dan pekerjaan yang terkait dengan sektor pertanian semakin kurang diminati dan terpinggirkan di Kota Makassar. Seiring dengan itu, tiap tahun lahan pertanian menyusut digerogoti kawasan perumahan.
Berdasarkan data BPN, ada 2.035 ha lahan pertanian yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Biringkanaya, Manggala, Tamalate, Tamalanrea.
Tercatat mengalami penurunan sebanyak 601 ha dibanding data luasan kawasan pertanian Makassar di tahun 2017 yang mencapai 2.636 hektare.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Peternakan dan Perikanan (DP2) Kota Makassar Isra Zulyadi menuturkan pihaknya tengah mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Kawasan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan.
“Kita berharap ada Perda yang mengatur kawasan lahan pertanian pangan berkelanjutan yang dapat memperlambat laju alih fungsi lahan menjadi kawasan perumahan,” kata Isra, Kamis, 13 Januari 2022.
Saat ini regulasi tersebut masuk dalam Prolegda DPRD Makassar. Menurutnya, kehadiran Perda ini tak hanya melindungi produksi pangan daerah, namun juga melindungi profesi petani di perkotaan yang mulai terpinggirkan.
Dia menuturkan, nantinya regulasi akan mengatur larangan pengalihfungsian lahan menjadi lahan nonpertanian, meski demikian transaksi jual beli tetap diperkenankan.
“Paling tidak ada wilayah-wilayah tertentu yang potensi lahan pertaniannya masih bagus untuk bisa dipertahankan,” lanjutnya.
Selain melindungi kawasan pertanian, Isra mengatakan hal ini juga mendukung keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Makassar yang juga terus mengalami penyusutan.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar Erick Horas menyepakati rencana pembahasan Ranperda Perlindungan Kawasan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan bersama 5 Ranperda baru di 2022
Ia mengatakan pembahasan masih menunggu naskah akademik, setelah itu masuk paripurna dan membentuk pansus pembahasan.
Khusus Ranperda Perlindungan Kawasan Pertanian rencana akan dibahas pada Triwulan III 2022.
“Ada beberapa yang baru usulan dari DPRD dan Pemkot Makassar,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
