PSM Makassar di Ujung Tanduk: Misi Hidup-Mati di ASEAN Club Championship

PSM Makassar di Ujung Tanduk: Misi Hidup-Mati di ASEAN Club Championship

K
Kamsah

Penulis

Terkini, Makassar – Suasana di tubuh PSM Makassar tegang. Laga terakhir fase grup ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025 melawan A Dong Thanh Hoa, Rabu, 5 Februari 2025, bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah duel hidup-mati bagi Pasukan Ramang.

Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, PSM tak punya pilihan selain menang. Hasil imbang atau kekalahan berarti tiket semifinal melayang, dan kiprah mereka di turnamen antarklub Asia Tenggara ini berakhir di fase grup.

Klasemen sementara memperlihatkan betapa sengitnya persaingan. PSM berada di posisi ketiga dengan tujuh poin, jumlah yang sama dengan Terengganu FC (Malaysia) di peringkat kedua.

Puncak klasemen dikuasai BG Pathum United (Thailand) dengan delapan poin.

Harapan masih menyala. Terengganu dan BG Pathum akan saling sikut di laga terakhir. Jika salah satu tim menang atau pertandingan berakhir imbang, peluang PSM terbuka—tentu dengan syarat mereka harus menaklukkan Thanh Hoa.

Baca Juga

Tetapi, misi ini bukan perkara mudah.

Alarm di Tubuh PSM

PSM datang ke pertandingan ini dengan catatan buruk. Lima laga terakhir di semua kompetisi hanya menghasilkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan beruntun.

Bernardo Tavares, sang nakhoda, kini memikul beban berat. Ia harus mengembalikan mental bertanding skuadnya yang mulai goyah.

Namun, bukan hanya mental yang jadi perhatian. Kondisi fisik para pemain juga mengkhawatirkan. Jadwal padat membuat skuad PSM terkuras. Mereka baru saja melewati perjalanan lintas negara dan laga berat melawan Persib Bandung.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.