Terkini.id, Makassar – Saat laga jelang pertandingan final leg ke-2 Piala Indonesia PSM Makassar vs Persija Jakarta, Polda Sulsel beserta jajaran Polrestabes Makassar, Polres Gowa, Polres Pangkep, Polres Maros, Polres Takalar dan Polres Pelabuhan mengerahkan sejumlah 4000 personel untuk pengamanan.
Menurut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, pihaknya sudah mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan secara maksimal.
“Kalau ada pihak yang menyatakan situasi di Makassar tidak aman adalah hoax. Polda Sulsel berhasil meredam kekecewaan penonton yang sudah membayar karcis namun mereka tidak berbuat anarkis,” kata Dicky, Minggu 28 Juli 2019.
Dicky juga membeberkan kronologi terkait peristiwa pelemparan bus Persija oleh beberapa suporter, saat Persija mengadakan uji coba lapangan di Stadion Andi Mattalata.
“Kalau kemarin ada pelemparan bus Persija oleh beberapa suporter PSM karena mereka kecewa tidak mendapatkan tiket. Kebetulan ada bus Persija lewat, dilampiaskan ke bus tersebut,” terangnya.
- Hari Hemofilia Sedunia 2026, RSUP Wahidin Tekankan Deteksi Dini dan Akses Perawatan
- Ratusan Da'i Muda Muhammadiyah Sulsel Dikukuhkan, Siap Isi Ruang Dakwah
- RSUP Wahidin dan AMPHURI Sulampua Teken Kerja Sama Layanan Kesehatan Haji dan Umrah
- Refleksi Hari Kartini, Ketua TP PKK Bulukumba Nilai Perempuan Kian Berdaya
- Kanwil Kemenkum Sulsel Beri Catatan Strategis dalam Pembahasan RUU HPI di Makassar
Perihal kabar tidak adanya pengawalan untuk tim Persija Jakarta, Dicky mengungkapkan Polda Sulsel sudah menawarkan pengawalan, namun tim Persija tak mau dikawal.
“Mengapa Rombongan tim persija berjalan tidak dikawal polisi? karena di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh tim Persija sendiri. Polda sudah menawarkan pengawalan kemana pun tim Persija berjalan, namun mereka tidak mau setiap event dikawal,” ungkap Dicky.
“Mereka sudah tetapkan jadwal pengawalan oleh Polri. Saat hari Sabtu, Polrestabes sedang mengamankan penjualan tiket yang ricuh karena banyak suporter yang harus beli tiket dari calo,” terangnya.
Sebelumnya, CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengungkapkan alasan laga PSM vs Persija di Stadion Andi Mattalata ditunda.
Menurut Munafri, Persija tidak mau dan bersikeras untuk tidak ikut laga tersebut dengan alasan keamanan. Kemudian PSSI ikut menyampaikan bahwa kondisi tidak aman sehingga ditunda.
Sementara dalam pernyataan sikapnya, Munafri menyebutkan, pihaknya sudah menyampaikan ke PSSI bahwa keamanan diperkuat empat kali lipat dari biasanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
