Terkini, Makassar – Kota Makassar tengah bersiap untuk memiliki stadion baru. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, rencana pembangunan stadion mulai menunjukkan perkembangan, meskipun lokasi pastinya masih dalam tahap kajian.
Dua kawasan kini menjadi kandidat utama: Untia dan Daya.
Kepastian lokasi stadion menjadi salah satu tahapan krusial sebelum proyek ini dapat berjalan.
Pemerintah Kota Makassar berupaya memastikan lahan yang dipilih tidak hanya strategis, tetapi juga memiliki legalitas yang jelas.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Muhammad Dakhlan, mengungkapkan bahwa saat ini ada dua lokasi yang sedang dipertimbangkan serius.
- Di Business Forum IGS 2026, Wali Kota Makassar Akan Tawarkan Peluang Investasi Strategis
- Bedah Buku Ajoeba Wartabone Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Tokoh Bangsa dari Indonesia Timur
- Welcome Dinner IGS 2026 di Fort Rotterdam, Wali Kota Munafri Ajak Delegasi 28 Negara Mengenal Potensi Makassar
- Munafri Arifuddin: Makassar Siap Jadi Gerbang Kerja Sama Internasional Kawasan Timur Indonesia
- Wakil Gubernur Dukung Perluasan Program RISE untuk Perkuat Sanitasi Berkelanjutan di Sulsel
“Sudah ada (lahan di Untia), sudah bersertifikat. Aman. Luasnya sekitar 22 hektare,” kata Dakhlan.
Lahan seluas itu tentu memberikan banyak fleksibilitas dalam desain stadion serta fasilitas pendukungnya.
Dengan legalitas yang sudah jelas, Untia menjadi kandidat kuat untuk lokasi pembangunan. Namun, Dakhlan menegaskan bahwa keputusan final masih membutuhkan kajian lebih lanjut.
“Belum diputuskan, prosesnya masih panjang. Kami baru menyiapkan dua opsi, satunya di Daya,” ujarnya.
Selain Untia, Daya juga masuk dalam daftar alternatif lokasi. Lahan di kawasan ini memiliki luas sekitar 11-12 hektare dan berada di sekitar Terminal Daya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
