Dilangsungkan di Kantin Si’e, Port Bahomotefe, Morowali, Senin (3/6/2024), kegiatan ini menghadirkan pemateri Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Morowali.
Director of Mine Project IGP Morowali, Wafir menjelaskan, kegiatan pertambangan banyak mengubah kondisi dan bentuk lahan. Karenanya, Wafir berharap seluruh pihak bisa mengambil peran dalam hal membantu melakukan rehabilitasi lahan untuk mengembalikan sebagaimana fungsinya kembali.
“Menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tugas kami dari Departemen Environment, melainkan tugas dan tanggung jawab kita bersama di IGP Morowali,” ujarnya.
Sementara itu, Hasnia menjelaskan, terkait restorasi, tujuan, tantangan dan peluang dalam kegiatan restorasi ekosistem, serta praktik hingga peran pemerintah dalam restorasi ekosistem. Restorasi sendiri merupakan upaya pemulihan untuk mengembalikan kondisi lingkungan hidup atau komponen-komponen pendukungnya berfungsi kembali seperti semula.
Hasnia berharap, PT Vale selalu mengedukasi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga lingkungan tetapi juga dalam melakukan pemulihan di sekitar wilayah pertambangan.
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
- Mahasiswa Polbangtan Kementan Raih Prestasi Nasional pada Lomba Karya Tulis Ilmiah ISMAPETI XXI
- Kadispora Syamsul Bahri Buka Makarena Season 2, E-Sport Jadi Ruang Kreativitas dan Prestasi Anak Muda
“Saya berharap keberhasilan PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan baik tidak hanya ada di Sorowako, melainkan juga Proyek Bahodopi. Saya sangat mengapresiasi PT Vale, yang selalu mengutamakan safety dan lingkungan dalam seluruh proses pertambangannya. Mudah-mudahan PT Vale bisa menjadi contoh pelaku pertambangan terbaik bagi tambang-tambang lainnya yang berada di Kabupaten Morowali,”ungkapnya.
Demikian pula di Pomalaa, PT Vale berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kolaka dan masyarakat, PT Vale IGP Pomalaa melakukan penanaman ribuan bibit bakau di area pesisir, Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Selasa (4/6/2024).
Project Director PT Vale Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Mohammad Rifai menuturkan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun untuk mengajak semua orang di dunia agar terlibat dalam upaya melindungi dan memulihkan bumi. Dalam kegiatan ini, IGP Pomalaa menyiapkan 1.000 bibit bakau untuk ditanam di area pesisir seluas 1 hektare.
PT Vale IGP Pomalaa bertekad untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. Kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan sangat penting untuk kehidupan yang baik bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
“Meskipun kami belum beroperasi, tapi semua kegiatan telah kami siapkan bentuk pengelolaannya, termasuk upaya minimalisasi gangguan terhadap lingkungan. Kami pun senantiasa berkomitmen menjaga lingkungan pada tahap operasi maupun pascaoperasi,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
