Terkini.id, Jakarta – Aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan gerbang Gereja Katedral di Makassar kini menjadi sorotan publik, mengingat hal ini menambah daftar kelam aksi teror di Indonesia.
Ketua DPR RI, Puan Maharani memberi tanggapan perihal peristiwa ini.
Puan menilai aksi tersebut sangat tidak manusiawi terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19.
“Di tengah upaya penanggulangan pandemi masih saja ada pihak yang melakukan aksi teror,” kata Puan, dikutip dari Banten News, Senin, 29 Maret 2021.
Putri dari Presiden ke-5 RI ini kemudian mengimbau kepada umat beragama agar tetap tenang dan tidak terpengaruh provokasi dari teroris.
- Hasto Kristiyanto dan Puan Hadiri Acara di Istora Senayan
- Nikita Mirzani ke Puan Maharani: Bisa Enggak PDIP Anteng Aja, Puyeng!
- DPR Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Sistem Pemilu
- Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus KDRT yang Marak Terjadi
- CEK FAKTA: Suami Puan Maharani Terjerat Korupsi, Gunakan Elite Partai
“Saya mengimbau umat beragama tetap tenang, jaga kerukunan, jangan terpengaruh provokasi teroris,” imbuh Puan.
Adanya aksi teror kemarin, menurut Puan, menjadi bukti bahwa kelompok teroris masih ada di Indonesia.
Oleh karena itu, Puan meminta agar aparat segera mengusut jaringan kelompok teroris tersebut hingga ke akar-akarnya.
“Bukti kelompok teroris masih ada dan tidak kenal waktu,” ujar Puan.
“Kami meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi teror ini hingga ke akar-akar jaringannya,” lanjutnya.
Tanggapan Puan ini justeru menuai komentar tak enak dari warganet.
“Pendapat anak paud,”
“Ketua Dpr omongannya gak jelas,”
“Anak kelas satu SD juga bisa kalo komentar cuma gitu,”
“Ini orang kok gak pernah bermutu omongannya,”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
