Terkini.id, Makassar – Puluhan sekolah yang menjadi aset Pemerintah Kota Makassar berada dalam sengketa. Pasalnya, sekolah tersebut digugat di pengadilan.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku geram dengan mafia tanah di Makassar. Ia mengatakan akan mengaktifkan kembali tim pemburu aset.
Selain itu, ia meminta secara tegas OPD terkait agar lebih teliti dan berhati-hati dalam pemberian izin.
Hal itu ia sampaikan saat hadir dalam acara simposium yang di lanjutkan dengan penandatanganan deklarasi gerakan penyelamatan aset milik negara dan daerah se-Sulawesi Selatan yang di adakan di ruang rapat pimpinan Kantor Gubernur Sulsel.
Turut hadir Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman serta beberapa kepala daerah kabupaten/kota se-Sulsel.
- Wali Kota Munafri Ibaratkan Makassar Taman Bunga: Saya Akan Bersihkan Ilalang yang Menutupi Keindahan
- Wali Kota Makassar Munafri Tegaskan Proyek PSEL Tetap Berjalan, Penetapan Lokasi Masih Dimatangkan
- Wali Kota Makassar Pastikan Pembenahan TPA Tamangapa Terus Berlanjut, Menteri LH Apresiasi Progres Sanitary Landfill
- Wali Kota Makassar Sambut Program Pelatihan Gratis Singapura, Guru hingga Nelayan Diusulkan Jadi Peserta
- Wali Kota Munafri Hadiri Pembukaan Rakornas APINDO ke-35, Tiga Menteri Jadi Pembicara Utama
Danny Pomanto turut membubuhkan tanda tangannya sebagai persetujuan untuk mendukung gerakan penyelamatan aset negara.
“Deklarasi ini perlu di lakukan. Banyak aset negara juga daerah yang lepas bahkan di serobot paksa oleh oknum nakal yang sangat merugikan. Dengan adanya dukungan seperti ini berarti kita semua sepakat untuk bersama memberantas pengambilan aset,” kata Danny Pomanto, Selasa, 9 November 2021.
Plt Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI Yudiawan Wirisono dalam sambutannya juga menghimbau agar pemerintah kabupaten/kota bergegas untuk melakukan pendataan, legalisasi, dan inventarisasi.
“Harus segera ambil tindak lanjut permasalahan aset daerah guna perwujudan komitmen pemberantasan,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
