Terkini, Makassar – Bursa calon ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai mengemuka. Satu di antaranya adalah Anggota DPRD Sulsel, Vonny Ameliani.
Vonny Ameliani bukan figur baru bagi kalangan KNPI atau pemuda di Sulsel. Ia saat ini tercatat sebagai Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sulsel.
Salah satu DPD II KNPI yang mendukung Vonny Ameliani adalah KNPI Gowa. Politisi Gerindra itu resmi mengantongi rekomendasi untuk bertarung pada Musda KNPI Sulsel.
Ketua DPD II KNPI Gowa Alumnus Zainuddin menyebut, dukungan kepada Vonny Ameliani bukan tanpa alasan. Ia menilai, Vonny punya kriteria ideal sebagai ketua KNPI Sulsel.
“Kami memandang saudara Vonny punya visi yang strategis memajukan pemuda Sulsel. Beliau punya komitmen terhadap pemberdayaan pemuda secara ekonomi,” kata Alumnus kepada wartawan, Rabu 26 November 2025.
- Ketua Purna Paskibra Makassar Tegaskan Nasionalisme Tak Ditentukan oleh Etnis!
- Kelolaan Emas BSI Regional Makassar Tembus 163 Kilogram, Berat Transformasi Digital Bulion Bank
- Beasiswa Kalla 2026 Resmi Dibuka, Dukung Generasi Muda Indonesia dan Berdaya
- Dian Ayu Pratiwi Satria, Hadir di Tengah Warga Kalimporo, Reses Jadi Jembatan Aspirasi Nyata
- Lion Group Hadirkan Promo Cashback hingga Umrah lewat Event BookCabin Travel Fair
Di sisi lain, Alumnus menilai Vonny sebagai pribadi yang kompeten untuk mengurus pemuda Sulsel. Apalagi, saat ini Vonny merupakan anggota DPRD Sulsel.
Alumnus menyebut, Vonny punya sejumlah gagasan untuk memajukan pemuda Sulsel. Salah satunya adalah pemberdayaan pemuda.
“Saudara Vonny sudah menyampaikan gagasannya tentang pemuda Sulsel ke depan. Salah satu ide menarik adalah konsep ekonomi pemberdayaan pemuda,” kata Alumnus.
“Pertimbangan itulah yang kami lihat sehingga kami mendorong saudara Vonny menjadi nakhoda untuk pemuda Sulsel,” pungkas Alumnus.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
