Terkini.id, Maros – Pendidikan sejatinya adalah upaya yang dilakukan oleh manusia melalui kegiatan bimbingan baik formal maupun non formal, untuk mempersiapkan generasi pelanjut yang berkualitas agar dapat memainkan peranan dimasa yang akan datang.
Olehnya itu, pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini, KNPI Maros berharap Pemerintah mampu merealisasikan UU No 39 tahun 1999 tentang HAM Pasal 12.
Pasal tersebut berbunyi, setiap orang berhak atas perlindungan bagi pengembangan pribadinya, untuk memperoleh pendidikan, mencerdaskan dirinya, dan meningkatkan kualitas hidupnya agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, bertanggung jawab, berakhlak mulia, bahagia, dan sejahtera sesuai dengan hak asasi manusia.
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua Komisi Pendidikan, Literasi dan Perpustakaan KNPI Maros, M.Nasir.
Ia menegaskan bahwa sepatutnya semua stakeholder yang ada di negara Indonesia mendukung setiap insan mendapat pendidikan yang layak sehingga nantinya bisa menjadi pribadi yang berkualitas untuk masa depan sesuai yang tertuang dalam aturan perundang-undangan.
- Menggali Karakter Kepemimpinan Raja-Raja Maros, KKN PPL Terpadu UNM Sukses Gelar Seminar Sejarah Lokal
- Momentum Hari Pahlawan, Dinas Pemuda dan Olahraga Bersama KNPI Maros Gelar Pembinaan Organisasi Kepemudaan
- Bersama Elemen Pekerja, KNPI Maros dan Kadisnakertrans Gelar Aksi Peduli Buruh Dampak COVID-19
- Sambangi Korban Kebakaran, Ketua DPD KNPI Maros Usul Program Ke Dinas Sosial
- DPW BKPRMI Sulsel Ancam Tarik Kader dari Kepengurusan KNPI, Ini Alasannya
“Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, sekiranya penting menjajarkan hak setiap pemuda negarawan mendapatkan wahana pendidikan itu sendiri, baik pemuda yang berada di Ibu Kota terlebih lagi yang berada di pelosok ibu Pertiwi sesuai amanat UU No 39 tahun 1999 pasal 12,” ujarnya, Senin 3 Mei 2021.
Ia juga berharap kepada Pemerintah agar tidak terkesan setengah hati dalam mendukung pendidikan di Indonesia.
“Masih banyak kita temui anak putus sekolah, salah satunya anak jalanan, mereka semua itu generasi penerus yang punya hak untuk mendapatkan layanan pendidikan, bayangkan jika dikemudian hari kita kekurangan orang terdidik, olehnya itu pemerintah harus merealisasikan pendidikan secara total,” harapnya.
Senada dengan hal itu, Wakil Sekretaris Komisi Pendidikan, Literasi dan Perpustakaan KNPI Maros, Hamdika Hatta berpendapat bahwa untuk menempuh pendidikan itu perlu perjuangan yang keras karena sejatinya pendidikan itu adalah alat untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik.
“Berpendidikan berarti memilih untuk merasakan pedihnya belajar dan tidak untuk merasakan perihnya kebodohan,” ungkapnya.
Ia juga sangat berharap agar nantinya Indonesia menjadi lebih baik lagi.
“Melalui pendidikan kita berharap Indonesia akan semakin maju,” tutupnya.
Citizen Reporter : Faisal Hidayat
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
