Terkini.id, Makassar – Dalam upaya menghapus stigma negatif dan meningkatkan kesadaran tentang epilepsi, berbagai lembaga di Makassar bersinergi menyelenggarakan acara tahunan Purple Day atau Hari Epilepsi Sedunia.
Kerja sama antara Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar, Perhimpunan Epilepsi Indonesia (PERPEI) Makassar, Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi (Perdosni), dan Komunitas Peduli Epilepsi Makassar menjadi titik temu bagi mereka yang berjuang melawan epilepsi, baik secara langsung maupun sebagai pendukung.
Mengusung tema “Stop Stigma, Ayo Peduli Epilepsi“, acara ini dihelat pada Sabtu, 30 Maret 2024, bertujuan untuk membuka wawasan dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang epilepsi.
Kegiatan ini didukung oleh Abbott dan dibuka oleh dr. Muh. Ihsan Kitta, M.Kes., Sp.OT(k).FICS, Wakil Direktur Bidang SDM dan Sarpras RS PKU Muhammadiyah, yang menekankan pentingnya menghapus stigma epilepsi mulai dari lingkungan terdekat, terutama di dunia pendidikan.
Acara berlanjut dengan pemutaran video kompetisi yang menampilkan perjuangan ibu-ibu yang memiliki Anak Dengan Epilepsi (ADE), memenangkan hati hadirin dengan cerita mereka yang penuh motivasi dan haru. Testimoni dari Mama Gwenny dan Bu Santi, serta kisah Ns Nurhaya Nurdin, seorang Orang Dengan Epilepsi (ODE) yang berhasil menjadi Dosen Keperawatan di UNHAS dan pendiri Komunitas Epilepsi Indonesia (KEI), semakin memperkaya suasana dengan cerita perjuangan dan optimisme.
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional
- Dispar Makassar, APPBI dan IMA Siapkan Makassar Great Sale 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
- Bersama Istri, Wabup Gowa Hadiri HUT Kiwal Garuda Hitam dan Titip Pesan Persatuan
- OJK Sulselbar Perkuat Akses Keuangan Nelayan dan UMKM Pesisir di Mamuju Tengah
- Pemkot Makassar Ganjar Juara O2SN 2026 dengan Beasiswa, SMPN 18 Raih Juara Umum
Puncak acara adalah talkshow dengan dua neurolog terkemuka, Dr. dr. A. Weri Sompa, M. Kes., Sp. N (K) dan dr. Imelda Farida A. Sp. N., M.Kes, yang memberikan pencerahan tentang epilepsi, gejala, penyebab, dan bagaimana cara menangani kejang epilepsi di ruang publik.
Keduanya berbagi tips praktis dan menegaskan bahwa epilepsi bukanlah aib atau penyakit menular, melainkan kondisi yang bisa ditangani dengan tepat sehingga individu yang mengalami epilepsi dapat menjalani kehidupan normal.
Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, pemberian hadiah untuk pemenang quiz trivia, dan sesi foto bersama, menegaskan komitmen bersama untuk terus berjuang melawan stigma epilepsi dan mendukung mereka yang terdampak oleh kondisi ini.
Purple Day 2024 di Makassar menjadi simbol solidaritas, pengetahuan, dan harapan untuk masyarakat yang lebih inklusif dan peduli terhadap epilepsi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
