Puteri Indonesia Nadine: Ibu adalah ‘Institut’ Utama Bagi Anak

Terkini.id, MakassarPeringatan Hari Ibu jatuh setiap tanggal 22 Desember pada setiap tahunnya memang dirayakan banyak pihak. Tapi tidak hanya merayakan, setiap kalangan harus mengetahui makna di baliknya, terlebih dari sisi peranan seorang perempuan.

Tidak sedikit orang yang masih memperingati hari bersejarah ini, bahkan ada banyak yang memberi makna khusus yang tersirat pada peringatan Hari Ibu itu.

Salah seorang generasi milenial yakni Top 10 Puteri Indonesia 2018, Wa Ode Amelia Nadine perwakilan Sulawesi Tenggara mengatakan Hari Ibu tidak harus dirayakan setiap tanggal 22 Desember saja.

“Melainkan kapan pun, setiap saat, kita harus menyayangi dan mengapresiasi segala jasa dan kebaikan yang pernah Ibu beri kepada kita. Walaupun kita ketahui bahwa tidak akan pernah cukup untuk membalas kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu yang luar biasa tak terhingga,” ujarnya kepada terkini.id.

Mungkin Anda menyukai ini:

Menurut Wanita berdarah Muna kelahiran 1996 ini menjelaskan bahwa sangking besarnya peranan seorang Ibu dalam hidup kita, maka dibuatlah hari spesial ini untuk mendedikasi jasa seorang Ibu.

Baca Juga: Ketua TP PKK Jeneponto Memaknai Hari Ibu Sebagai Sumber Inspirasi...

“Kalau saya sendiri memperingati Hari Ibu sebagai momentum merenung dan bersyukur bahwa saya bisa sampai di titik ini berkat doa dan dorongan dari seorang Ibu,” bebernya.

Wanita cantik yang kerab disapa Nadine ini menambahkan bahwa berkat didikan sang ibu mengingat Ibu adalah ‘institut’ pendidikan seorang anak yang paling utama. Pastinya di hari spesial itu dimulai dengan haru, sempat mengubungi Ibu untuk mengapresiasi dan mengatakan seberapa besar rasa sayangnya ke beliau.

“Dan Alhamdulillaah saya mendapatkan doa, hal yang paling membahagiakan dan mahal menurut saya yaitu doa beliau,” tutup Nadine.

Bagikan