Terkini, Makassar – Seiring perkembangan teknologi, media penyiaran juga menghadapi tantangan dan peluang baru di era digital. Kemajuan internet, media sosial, dan platform streaming telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi.
Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana media penyiaran bertransformasi dari masa-masa sulit hingga saat ini.
Radio Al Markaz (RAZFM) menggagas sharing session terfokus pada penguatan media penyiaran yang mulai redup.
Tema yang diangkat pada sesi Sharing Session adalah ^Meretas Problematika Penyiaran di Masa Kini, yang digelar di AulaMasjid Al-Markaz Al-Islami Jumat 04 Juli 2025.
Hasrul Hasan, Anggota Komisi Penyiaran Indonesia menyampaikan sesi sharing session ini sangat penting seiring kembali di bukanya pembahasan revisi UU 32 yang menjadi rujukan dan saat ini tidak relevan dengan kondisi sekarang. Dengan perubahan teknologi yang sangat cepat.
- Di Business Forum IGS 2026, Wali Kota Makassar Akan Tawarkan Peluang Investasi Strategis
- Bedah Buku Ajoeba Wartabone Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Tokoh Bangsa dari Indonesia Timur
- Welcome Dinner IGS 2026 di Fort Rotterdam, Wali Kota Munafri Ajak Delegasi 28 Negara Mengenal Potensi Makassar
- Munafri Arifuddin: Makassar Siap Jadi Gerbang Kerja Sama Internasional Kawasan Timur Indonesia
- Wakil Gubernur Dukung Perluasan Program RISE untuk Perkuat Sanitasi Berkelanjutan di Sulsel
“Meretas problematika penyiaran masa kini dan ini menjadi bahan diskusi, yaitu revisi yang paling utama adalah kondisi penyiaran itu sendiri selama ini di UU 32 hanya terbatas pada ruang spektrum yang diskusinya sudah mengarah ke teknologi lainnya mudah-mudahan itu bisa terealisasi dalam waktu dekat ini, tutur Hasrul.
Lanjut tantangan di era digital untuk penyiaran kita di Indonesia, tentu pergeseran pola konsumsi hingga penetrasi ke platform
asing yang terus membanjiri ruang publik. Perlu dihadirkan solusi bersama.
Dan belum lama ini KPI berkunjung ke Tiongkok untuk melihat kebijakan disana.
Indonesia sejauh ini masih dalam mencari referensi baru karena selama ini regulasi penyiaran kita atau secara UU dan teknologi banyak mengadopsi gaya barat atau gaya-gaya Eropa dan Amerika.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
