Raih Satu Juta Pengikut di YouTube, UAS: Buat Haters Semoga Dapat Hidayah

Raih Satu Juta Pengikut di YouTube, UAS: Buat Haters Semoga Dapat Hidayah

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Ustaz Abdul Somad (UAS) meraih penghargaan gold play button usai meraup lebih dari satu juta subscribers (pengikut) di kanal YouTube miliknya.

Atas penghargaan itu, UAS menyampaikan terima kasihnya kepada jamaah yang senantiasa menyimak video ceramahnya di kanal YouTube miliknya.

Hal itu disampaikan UAS lewat akun Instagram miliknya @ustadzabdulsomad_official, Kamis, 3 September 2020.

“Terima kasih tak terhingga buat seluruh jamaah yang sudah subscribe dan share. Buat lovers semoga berkah,” tulis UAS.

Sementara buat haters yang kerap melontarkan kebencian terhadapnya, UAS mendoakan agar mereka diberi hidayah.

Baca Juga

“Buat haters, semoga dapat hidayah, istiqomah dan husnul khotimah,” tulisnya lagi.

Sebelumnya, UAS membeberkan terkait besaran penghasilan yang ia terima dari video ceramahnya di saluran YouTube miliknya.

UAS mengatakan, dari saluran YouTube-nya ia bisa mendapat pemasukan hingga Rp400 juta.

Namun, penghasilan itu seluruhnya ia sumbangkan untuk pihak-pihak yang membutuhkan.

“Saluran Youtube yang baru saya urus sendiri selama setahun ini kurang lebih menerima sekitar Rp400 juta dan duitnya habis untuk beli sembako lalu dibagi tiap bulan untuk fakir miskin,” ujar UAS seperti dilihat dari tayangan tvOne, Selasa, 25 Agustus 2020.

Diketahui, sejak setahun aktif ceramah di YouTube, channel pria berusia 43 tahun itu telah mendapat pengikut sebanyak 1,13 juta orang.

UAS secara tidak langsung mengatakan bahwa channel Youtube miliknya memiliki dua fungsi utama, yakni untuk menyebarkan ilmu atau ajaran Islam, serta sebagai ‘wadah’ bagi para jamaah untuk turut menyumbang sebagian hartanya.

Pasalnya, kata UAS, orang-orang yang menyaksikan video di saluran YouRube resminya sama saja telah menyumbang sejumlah uang untuk nantinya diteruskan ke pihak-pihak yang membutuhkan.

“Jadi kalau bapak dan ibu semua menonton video pengajian saya, itu sama dengan kalian membeli sembako untuk mereka yang membutuhkan. (Kalau tidak percaya) coba tanya tim media langsung dan yayasan kalau itu (hasilnya) habis dibagikan ke fakir miskin,” ujar UAS.

Adapun terkait besaran tarif jika ingin mengundangnya langsung untuk ceramah, UAS memastikan bahwa dirinya sama sekali tak pernah memasang harga jika diundang pihak untuk ceramah.

“Setiap kali ada yang bertanya ‘ustaz, honornya berapa?’, saya tegaskan saya tak pernah pasang banderol. Maka jika ada yang mau undang, maka undanglah tanpa menanyakan banderol,” ujar UAS dalam wawancara tersebut sebagaimana dikutip dari suaracom.

“Karena kita (pendakwah) memang seharusnya yang mendatangi jamaah. Karena mereka (jamaah) sudah mau berkumpul dan mengumpulkan orang lain saja sudah cukup, kita tinggal datang, tak usah gusar,” sambungnya.

Ia pun mengaku bahwa setiap hari ada saja yang mengundangnya berceramah.

Bahkan, kata UAS, terkadang dirinya harus menolak panggilan ceramah tersebut lantaran jadwalnya berbenturan dengan undangan lain.

“Jika ada orang yang mengundang, saya jadwalnya tidak melompat-lompat. Saat saya sudah penuhkan (satu undangan), saya penuhkan (undangan) yang lain tanpa bertanya siapa yang mengundang itu. Saya menyampaikan ini untuk meluruskan dugaan ‘kok saya dapetnya bulan ini? Kok saya bulan itu?’, begitu kira-kira,” ujar UAS.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.