Masuk

Raja Malaysia Bubarkan Parlemen, Ikuti Saran Perdana Menteri

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, akhirnya menyatakan tidak punya pilihan lain, selain menyetujui permintaan pembubaran Parlemen ke-14 yang berlaku mulai 10 Oktober 2022. 

Hal tersebut merupakan buntut panjang atas kekecewaannya dengan perkembangan politik saat ini.

Setelah menyetujui permintaan itu, Raja Malaysia atas kekuasaannya sebagai Yang di-Pertuan Agong sebagaimana yang termuat dalam Pasal 40 (2) (b) dan Pasal 55 (20) Konstitusi Federal telah menyetujui permintaan pembubaran Parlemen ke-14 yang telah diajukan oleh Perdana Menteri.

Baca Juga: Anwar Ibrahim dan Harapan Umat

“Agong menyatakan kekecewaannya dengan perkembangan politik saat ini dan tidak punya pilihan. Selain menyetujui permintaan Perdana Menteri untuk mengembalikan mandat kepada rakyat untuk memilih pemerintahan yang stabil,” ucap Ahmad.

Untuk itu, ia menyampaikan, Yang Mulia berharap supaya Suruhjaya Pilihan Raya (SPR) atau Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malaysia bisa menyelenggarakan Pemilihan Umum ke-15 (PRU 15) dalam waktu yang dekat, dalam pertimbangan Muson Timur Laut yang diperkirakan akan dimulai di pertengahan November 2022.

“Yang Mulia menegaskan bahwa negara yang kuat penting untuk menjamin stabilitas politik dan kemakmuran ekonomi yang berkelanjutan untuk kesejahteraan negara dan rakyat secara keseluruhan,” ujar Ahmad

Baca Juga: 5 Negara di Asia Tenggara Ini Bebas dari Ancaman Resesi 2023

Selain itu, ia juga mengatakan, Raja akan mengajak masyarakat untuk bisa bersama-sama berdoa supaya negara dan masyarakat selalu diberkati, diberkati juga dilindungi dari segala bentuk musibah, terutama bencana banjir.

Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah sekarang ini sedang menjalankan kunjungan khusus ke London, Inggris, selama tujuh hari untuk rangka kunjungan kehormatan terhadap Raja Inggris.

Raja berangkat ditemani oleh Permaisuri Malaysia Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah. Dengan tujuan pemberangkatan ke London yang dijadwalkan hingga 16 Oktober. Keduanya telah dijadwalkan akan bertemu dengan Raja Charles III di dalam Istana Buckingham pada tanggal 12 Oktober 2022.

Pada hari yang sama, 12 Oktober 2022, Agong juga dijadwalkan untuk meresmikan Stasiun Janakuasa Battersea, yang merupakan proyek properti investasi ikonik Malaysia di London.

Baca Juga: Mahfud MD Turut Berbelasungkawa Atas Kepergian Prof Azyumardi Azra

Kawasan properti yang luasnya mencapai 16,99 hektare (ha) itu dalam pembangunannya melibatkan usaha patungan antara Sime Darby Property, SP Setia Berhad, Kumpulan Wang Simpanan Pekerja serta Pemodalan Nasional Berhad sejak 2012, yang memiliki nilai pengembangan bruto sembilan miliar pound atau 51,53 miliar ringgit (RM) atau sekitar Rp 170,035 triliun. Dikutip Terkini.id dari Fajar.co.id.