Kemudian juga pada
Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan (SIPUHH) contohnya karena perubahan wilayah seperti kawasan Sinjai, namun dahulu masuk di kawasan KPH Cenrana.
Kedepannya kita butuh komunikasi lebih bagus dan intens terhadap apa yang ada di daerah,”harap Kadis LHK SulSel.
“Namun ujung-ujungnya kita harus koordinasi ke KLHK Jakarta,”bebernya.
Seperti juga disektor LHK ini , Semakin tahun semakin turun anggarannya. Kita butuh kebjakan mengapa seperti ini.
Masih banyak yang perlu digali. Pada masalah persampahan, Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDTLH) pada kondisi pencemaran. Peyusunan dokumen Amdal yang juga harus diawasi.
- Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista
- Pertamina Patra Niaga Blokir 11.093 QR Code BBM Subsidi di Sulawesi
- Dukung Ekosistem Green Port, Pelindo Resmikan Layanan Listrik Darat di Pelabuhan Tanjung Priok
- Yappay Raih MFC Award 2026 Dua Tahun Berturut-turut, Fokus Jaga Kepercayaan Pelanggan
- Kecelakaan Berawal dari Pelanggaran, Ini Pesan Safety Riding Astra Motor Sulsel
Seperti juga penyusunan dokumen Limbah B3 bagi perusahaan, Dokumen Lingkungan hingga Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) hingga Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).
“Kami mendorong untuk mensinkronkan hal ini,”harap Andi Hasbi.
Gubernur juga meminta ada SK tim koordinasi bersama UPT KLHK sehingga bisa saling berkoordinasi setiap bulannya untuk saling mendukung dan mengisi program di Daerah.
“Apa yang kita akan lakukan dan bagaimana koordinasi kita semakin bagus. Termasuk pada Pemda dan Pemkot di sektor LHK.
Bapak Pj Gubernur SulSel dengan program prioritasnya adalah Peningkatan ketahanan pangan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
