MAKASSAR, Terkini.id — Yappay kembali meraih MFC Award 2026, sekaligus mencatatkan penghargaan tersebut selama dua tahun berturut-turut.
Pencapaian ini menjadi apresiasi atas penerimaan masyarakat terhadap brand kuliner tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Yappay untuk terus menjaga kualitas produk, pelayanan, dan pengalaman pelanggan.
CEO Yappay Andi Febyan Jaya mengatakan, penghargaan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian perusahaan, tetapi juga sebagai refleksi atas kepercayaan masyarakat yang telah diberikan kepada Yappay.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya soal memenangkan sebuah award, tetapi menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada Yappay. Dua tahun berturut-turut tentu menjadi kebanggaan, sekaligus pengingat bagi kami bahwa kepercayaan pelanggan adalah sesuatu yang harus terus dijaga dan dibuktikan setiap hari,” ujar Andi Febyan.
Menurut pengusaha muda asal Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, tersebut, konsistensi menjadi salah satu kunci dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan. Hal itu mencakup rasa dan kualitas produk, pelayanan, hingga hubungan yang dibangun bersama konsumen.
- Pertamina Patra Niaga Blokir 11.093 QR Code BBM Subsidi di Sulawesi
- Dukung Ekosistem Green Port, Pelindo Resmikan Layanan Listrik Darat di Pelabuhan Tanjung Priok
- Kecelakaan Berawal dari Pelanggaran, Ini Pesan Safety Riding Astra Motor Sulsel
- Sampah Organik 14 Pasar Makassar Jadi Pakan Sapi di TPA Tamangapa
- Membangun Bulukumba dengan Kerja, Bukan Sekadar Kata
“Kami percaya kuncinya adalah konsistensi. Mulai dari rasa, kualitas produk, pelayanan, sampai bagaimana kami membangun hubungan dengan pelanggan. Kami berusaha mendengarkan apa yang pelanggan butuhkan dan terus melakukan perbaikan,” katanya.
Andi menegaskan, Yappay memandang pelanggan bukan sekadar konsumen yang melakukan transaksi, melainkan bagian dari perjalanan dan perkembangan brand.

Utamakan Pengalaman Pelanggan
Di tengah persaingan industri kuliner yang semakin dinamis, Yappay menempatkan pengalaman pelanggan sebagai salah satu fokus dalam menjalankan bisnis.
Andi mengatakan, produk yang ditawarkan tidak hanya dituntut memenuhi ekspektasi dari sisi rasa dan kualitas, tetapi juga harus didukung pelayanan serta suasana yang memberikan kenyamanan bagi pelanggan.
“Kami selalu mengingatkan tim bahwa yang kami jual bukan hanya makanan atau minuman, tetapi juga pengalaman. Jadi kami berusaha memastikan setiap pelanggan yang datang merasa nyaman, dilayani dengan baik, dan mendapatkan produk yang sesuai dengan ekspektasi,” ujarnya.
Untuk menjaga standar tersebut, Yappay melakukan evaluasi terhadap kualitas produk dan pelayanan di setiap outlet.
Menurut Andi, penghargaan MFC Award yang kembali diterima turut memberikan motivasi kepada internal perusahaan untuk meningkatkan kinerja. Namun, penghargaan tersebut tidak menjadi alasan bagi Yappay untuk berhenti melakukan pembenahan.
“Penghargaan ini menjadi tambahan kepercayaan dari masyarakat dan juga menjadi motivasi bagi tim untuk bekerja lebih baik. Tetapi kami tidak ingin berhenti hanya karena mendapatkan penghargaan. Justru setelah ini tantangannya adalah bagaimana kami bisa mempertahankan kepercayaan tersebut,” tuturnya.
Beradaptasi dengan Tren Kuliner
Yappay juga melihat adanya perubahan perilaku konsumen di Makassar. Masyarakat kini semakin terbuka terhadap berbagai pilihan kuliner, sementara pertimbangan dalam memilih produk tidak lagi terbatas pada rasa dan harga.
Pengalaman, pelayanan, kenyamanan, hingga cerita yang dibangun sebuah brand turut menjadi bagian dari pertimbangan konsumen.
“Kami melihat perkembangan ini sebagai tantangan sekaligus kesempatan bagi Yappay untuk terus belajar dan beradaptasi,” kata suami Influencer Zhadela tersebut.

Karena itu, Yappay berencana melanjutkan inovasi dari sisi produk, pelayanan, maupun komunikasi dengan pelanggan. Pengembangan tersebut diarahkan agar Yappay tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat tanpa kehilangan karakter dan nilai yang telah dibangun sejak awal.
“Kami ingin Yappay terus berkembang tanpa kehilangan karakter dan nilai yang sejak awal kami bangun,” ujarnya.
Target Pertumbuhan dan Ekspansi
Setelah meraih MFC Award selama dua tahun berturut-turut, Yappay tidak menjadikan penghargaan sebagai target utama untuk periode berikutnya.
Andi Febyan mengatakan, fokus perusahaan diarahkan pada pertumbuhan berkelanjutan, penguatan tim, peningkatan kualitas produk dan pelayanan, serta memperluas jangkauan kepada masyarakat.
“Target utama kami adalah terus bertumbuh, memperkuat tim, meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, serta bisa menjangkau lebih banyak masyarakat. Kalau kemudian penghargaan kembali datang, kami anggap itu sebagai buah dari proses tersebut,” jelasnya.
Yappay juga menyiapkan sejumlah rencana pengembangan, termasuk inovasi produk, peningkatan pengalaman pelanggan, serta peluang memperluas kehadiran brand.
Meski demikian, Andi Febyan menekankan bahwa ekspansi harus dilakukan secara matang agar pertumbuhan perusahaan tidak mengorbankan kualitas yang selama ini dijaga.
“Kami tidak ingin sekadar bertambah besar, tetapi juga tetap mampu menjaga kualitas,” tegasnya.
Apresiasi untuk Masyarakat Makassar
Atas pencapaian tersebut, Andi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini memberikan dukungan kepada Yappay, termasuk pelanggan yang terus datang, memberikan masukan, hingga merekomendasikan Yappay kepada orang lain.
“Penghargaan ini sangat bermakna bagi kami. Terima kasih kepada YALO dan setiap orang yang pernah datang, membeli, mencoba, kembali lagi, memberikan masukan, bahkan mengajak orang-orang yang mereka sayangi untuk datang ke Yappay. Penghargaan ini sebenarnya adalah cerita tentang dukungan mereka juga,” ungkapnya.
Andi berharap perkembangan industri kuliner Makassar dapat terus berjalan melalui dukungan dan kolaborasi antarpelaku usaha.
Menurutnya, Makassar memiliki potensi besar dengan banyaknya brand lokal yang memiliki kreativitas dan peluang untuk berkembang lebih luas.
“Kami berharap semakin banyak brand lokal Makassar yang berani bermimpi besar dan terus meningkatkan kualitasnya. Kami berharap pelaku industri bisa saling mendukung, berkolaborasi, dan bersama-sama membawa nama kuliner Makassar agar semakin dikenal, bukan hanya di Indonesia tetapi juga lebih luas,” katanya.
Bagi Andi, MFC Award 2026 sekaligus menjadi pengingat bagi Yappay untuk terus memberikan pengalaman positif kepada pelanggan.
“Bagi kami di Yappay, penghargaan ini bukan garis akhir. Ini adalah pengingat bahwa ada kepercayaan masyarakat yang harus terus kami jaga. Karena pada akhirnya, sebuah brand bukan hanya tentang apa yang kita jual, tetapi tentang pengalaman dan kesan yang tertinggal di hati pelanggan setelah mereka pulang,” pungkas Andi Febyan Jaya.
MFC Award Apresiasi Pelaku Kuliner
CEO TERKINI.ID sekaligus inisiator Makassar Most Favorite Culinary Award, Adhi Santoso, mengatakan MFC Award dirancang sebagai ruang apresiasi bagi pelaku usaha yang turut memberikan warna terhadap perkembangan kuliner di Kota Makassar.
Ajang tersebut telah diselenggarakan secara konsisten sejak 2010 dan pada 2026 memasuki tahun ke-17.
“Makassar Most Favorite Culinary Award merupakan ajang penghargaan bagi pelaku usaha kuliner yang telah memberikan warna dan keunikan tersendiri bagi Kota Makassar,” ujar Adhi.
Ia mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kreativitas, dan konsistensi pelaku usaha dalam mengembangkan produk maupun layanan kuliner.
“Para pelaku kuliner telah memberi warna dan keunikan tersendiri bagi Kota Makassar. Penghargaan ini adalah validasi atas kerja keras, dedikasi, dan kreativitas mereka,” jelasnya.
Penilaian Libatkan 300 Responden
Adhi menjelaskan, proses penilaian MFC Award 2026 dilakukan melalui survei selama tiga bulan dengan melibatkan 300 responden warga Makassar.
Hasil survei tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan brand dan pelaku usaha kuliner yang memperoleh apresiasi pada MFC Award 2026.
Menurut Adhi, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan MFC Award karena penghargaan tersebut ingin memiliki kedekatan dengan konsumen.
“Kami ingin MFC Award memiliki kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, pilihan konsumen menjadi bagian penting dalam proses penghargaan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan pelaku usaha kuliner lokal turut membentuk karakter kuliner Makassar.
Kuliner, kata Adhi, tidak hanya berkaitan dengan produk konsumsi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas daerah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Penghargaan Jadi Bagian dari Promosi
Adhi juga mengajak para penerima MFC Award 2026 memanfaatkan penghargaan yang diperoleh sebagai bagian dari aktivitas promosi usaha.
Logo MFC Award dapat digunakan pada outlet, kemasan produk, materi promosi, maupun berbagai platform digital.
“Logo MFC Award bukan hanya simbol, tetapi juga pengakuan masyarakat terhadap kualitas kuliner yang dipilih,” pungkasnya.
Memasuki tahun ke-17 penyelenggaraannya, MFC Award 2026 diharapkan terus menjadi ruang untuk mengangkat keberagaman kuliner lokal, memperkuat apresiasi masyarakat, serta mendorong pelaku usaha menjaga kualitas dan menghadirkan inovasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
