Ramadan sebagai Bulan Transformasi

Ramadan sebagai Bulan Transformasi

EP
Shamsi Ali
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Apa sesungguhnya tabiat dan kemana arah kehidupan ini. Ketika manusia tidak sadar tentang tabiat dan orientasi hidupnya maka terbebani dan lelah.

Tiga, transformasi ibadah

Secara alami manusia membutuhkan ibadah. Ada dorongan batin untuk mengabdi kepada sosok yang lebih dari dirinya sendiri.

Itu tabiat dasar manusia. Karenanya semua orang melakuan ibadah. Dan jika tidak memiliki petunjuk yang mereka akan beribadah secara salah.

Di bulan Ramadan memungkinkan untuk kita mentransformasi ibadah itu menjadi fondasi pengabdian.

Baca Juga

Melalui ragam ubudiyah hidup semakin terarah, baik pada aspek vertikal maupun pada aspek horizontal.

Empat, transformasi mentalitas

Mental manusia sesungguhnya sangat labil. Berbagai ayat dalam Al-Qur’an menggambarkan kelabilan mental manusia. Manusia itu cepat berkeluh kesah, tergesa-gesa, lemah, dan seterusnya.

Semua penggambaran kelemahan manusia ini diakibatkan oleh mentalitas yang lemah. Di sinilah puasa memiliki peranan penting dalam menempah mental menusia menjadi lebih solid. Bulan Ramadan pun dikenal sebagai bulan sabar (syahrus sobar).

Lima, transformasi karakter

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.