Ramadan sebagai Bulan Transformasi

Ramadan sebagai Bulan Transformasi

EP
Shamsi Ali
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Mungkin tidak berlebihan jika dikatakan bahwa pada aspek kehidupan dunia tujuan terpenting dari beragama dan beribadah adalah membangun karakter manusia yang lebih baik.

Karakter ini lebih dikenal dalam bahasa agama dengan akhlak. Dengan agama dan ibadah karakter manusia lebih terbangun menjadi lebih baik dan indah.

Karakter yang baik dan indah itu dikenal dengan husnul khuluq atau akhlak yang baik. Ibadah-ibadah yang dilakukan, termasuk puasa, yang tidak menjadikan pelakunya berkarakter lebih baik adalah ibadah (termasuk puasa) yang gagal.

Enam, transformasi kemanusiaan

Kemanusiaan dalam bahasa agama dikenal dengan kata “insaniah”. Manusia menjadi manusia karena insaniahnya.

Baca Juga

Dengan insaniah inilah seseorang akan memiliki rasa (sense) pertimbangan yang benar. Hilangnya kasih sayang dan rasa kemanusiaan (human sense) menjadikan manusia kehilangan jati diri sebagai manusia.

Seseorang boleh saja berbentuk manusia. Tapi hakikatnya dia bukan manusia lagi. Penyebab terutama hilangnya insaniah adalah dorongan material yang kuat dalam diri manusia.

Di sinilah puasa memainkan peranan krusial untuk mengembalikan insaniah (kemanusiaan) manusia.

Tujuh, transformasi fisik

Dalam menyikapi ibadah-ibadah yang kita lakukan seringkali aspek fisik tidak terhiraukan. Padahal semua ibadah dalam Islam memiliki nilai fisik dan material yang signifikan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.