Ratusan Peserta Tidak Ikut Hari Pertama Tes CPNS Kemenag Sulsel, Ini Penyebabnya

Terkini.id, Makassar – Pelaksanaan Ujian CPNS untuk Kementerian Agama Provinsi Sulsel sudah dimulai sejak Rabu 4 Maret 2020. Pelaksanaannya dilangsungkan di Asrama Haji Sudiang Makassar sampai tangggal 10 Maret 2020.

Total peserta sebanyak 16.796 orang yang terbagi di sembilan Satker Kemenag di Sulsel, diantaranya, Kanwil Kemenag Sulsel, Balai Diklat Keagamaan Makassar, Balai Litbang Keagamaan makassar, UIN Alauddin Makassar, IAIN Palopo, IAIN Parepare, IAIN Bone, STAKN Tana Toraja, dan UPT Asrama Haji Sudiang Makasssar.

Secara umum, pelaksanaan hari pertama kemarin berlangsung sukses dan lancar. Hampir tidak ada kendala khususnya yang berkenaan dengan masalah tekhnis seperti masalah Listrik dan jaringan atau Koneksi internet yang menjadi Faktor penyangga utama dalam pelaksanaan Ujian CPNS berbasis (Computer Assisted Test) CAT.

Baca Juga: Puluhan Ibu Hamil Antusias Ikuti Ujian CPNS Kemenag Sulsel

Meski demikian, masalah yang terbesar muncul malah dari peserta sendiri, penyebabnya rata rata karena kurang update informasi atau karena faktor kelalaian peserta sendiri.

Mestinya jumlah total peserta yang ikut Test CPNS di hari Pertama itu sebanyak 2.500 orang yang dibagi dalam lima sesi. Setiap sesi diikuti 500 orang peserta. Setelah panitia melakukan rekapitulasi seusai pelaksanaan tes di sesi terakhir kemarin, yang sempat ikut hanya 2.167 orang.

Baca Juga: Pantau Test SKD CPNS Suardi Saleh Beri Motivasi ke Ribuan...

“Artinya ada 333 orang peserta yang tidak mengikuti tes,” kata Kasubag Kepegawaian dan Hukum Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel, Burhanuddin, Kamis 5 maret 2020.

Ratusan peserta yang tidak hadir tersebut disebabkan sejumlah hal diantaranya, memang karena yang bersangkutan tidak hadir atau tidak berada di lokasi ujian, ada juga peserta tes hadir di lokasi, tapi tidak membawa kartu tes dan identitas utama yakni KTP.

Selain itu, juga karena faktor keterlambatan peserta sehingga yang bersangkutan tidak bisa lagi melakukan registrasi untuk mendapatkan PIN. Sementara masa untuk melakukan registrasi memiliki tenggat waktu sebelum ujian dimulai.

Baca Juga: Hari Ketiga Tes CPNS Pemkot Makassar, Tertinggi 460 Poin

Jauh hari panitia sudah menghimbau dan menginformasikan kepada seluruh peserta Ujian CPNS di Kemenag Sulsel baik itu melalui Link khusus Pengadaan CPNS Kemenag Sulsel, Portal atau Website Kemenag Sulsel, WA Group peserta CPNS, bahkan di Media Sosial seluruh aturan, tata tertib serta tata cara pelaksanaan Test CPNS termasuk Jadwal Ujian per sesi setiap peserta.

Peserta jangan lupa membawa identitas utama bagi peserta yakni kartu tes dan kartu identitas berupa KTP, serta mengingatkan agar calon peserta test sudah berada di lokasi 90 menit sebelum sesi ujian sebagaimana jadwal yang sudah diinformasikan sebelumnya.

“Yang sangat kami sayangkan bahkan terkesan lucu menurut kami adalah rata rata peserta yang terlambat hadir itu adalah peserta yang domisilinya justru di Makasssar dan daerah terdekat seperti Gowa dan Maros, mungkin ini yang disebut orangtua kita dulu dengan istilah “Macapa”, atau terlalu menggampangkan sesuatu, semoga hal ini tidak lagi terulang di hari kedua ini (Kamis, 5 Maret 2020) sampai terakhir nanti di tanggal 10 Maret 2020,” ungkap Burhanuddin.

Pelaksanaan Ujian CPNS khusus untuk instansi Kemenag Sulsel di hari kedua ini (Kamis, 5 Maret 2020) tetap sama seperti kemarin yakni dilangsungkan dalam 5 Sesi, setiap sesi diikuti oleh 500 orang peserta dengan durasi ujian CAT selama 2 Jam, dan seusai melaksanakan Ujian per sesi, peserta langsung dapat menyaksikan di layar monitor yang sudah disiapkan panitia, siapa siapa yang memiliki nilai passinggrade tertinggi di sesi tersebut.

Akan tetapi, nilai passinggrade tertinggi di tiap sesi belum bisa dijadikan ukuran lolos atau tidak ke tahap selanjutnya, karena masih ada beberapa sesi sebelumnya dan sesudahnya yang baru akan dilakukan rekapitulasi menyeluruh usai pelaksanaan tes di hari terakhir.

Bagikan