Terkini.id, Internasional – Lebih dari 500 truk tangki minyak dilaporkan meledak di perbatasan Iran dan Afganistan pada Sabtu, 13 Februari 2021. Ledakan berawal di Islam Qala, Provinsi Herat, Afganistan Barat. Ledakan satu mobil tangka memicu ledakan mobil tangki lain hingga terjadi ledakan dan kepulan asap besar.
Wahid Qatali, Gubernur Provinsi Herat mengatakan bahwa penyebab dari ledakan belum diketahui.
Hingga kini, pemerintah juga belum mengumumkan jumlah korban jiwa dan kerugian materi secara resmi.
“Untuk sementara waktu, kami bahkan belum bisa bicara soal korban jiwa,” ujar Wahid Qatali pada Jumat, 13 Februari 2021 seperti dilansir dari timeofisrael.com.
Namun, Mohammad Rafiq Sherzai, juru bicara Departemen Kesehatan Masyarakat Herat menyampaikan bahwa setidaknya 17 orang luka-luka yang dibawa ke klinik Islam Qala dan Rumah Sakit Regional Herat.
- Perjuangan Keisha, Pemprov Sulsel Ungkapkani Cathlyn Ranking 7, Utusan Makassar Lainnya Posisi 5
- Innalillahi, Putra Mantan Gubernur HZB Palaguna, Mawang Palaguna Meninggal Dunia
- Bupati Andi Utta Apresiasi KM Bulukumba di Rantau yang Konsisten Berkurban untuk Kampung Halaman
- Perjalanan Telkomsel Selama 31 Tahun Menjaga Semangat 'Melayani Sepenuh Hati'
- Kisah Haru Opa Liu, Warga Kelahiran Makassar yang Bangun "Indonesia Kecil" di Tiongkok
Menurut keterangan Mohammad Rafiq Shirzy, ambulan kesulitan untuk mengevakuasi korban luka-luka karena besarnya api.
Besarnya ledakan membuat Gubernur Herat meminta bantuan dari pasukan penyelamat dan petugas pemadam kebakaran Iran.
“Pasukan penyelamat dan petugas pemadam kebakaran Iran sedang dalam proses untuk memadamkan api di Afghanistan,” ujar Mohsen Nejat, direktur jenderal manajemen krisis di provinsi Khorasan Razavi, Iran pada 13 Februari 2021 dilansir dari timeofisrael.
Wahidullah Tawhidi, juru bicara Kementerian Sumber Daya Listrik mengatakan bahwa api belum berhasil dipadamkan hingga malam datang.
Akibatnya, Afganistan terpaksa mematikan aliran listrik yang berasal dari Iran sehingga Herat terpaksa menjalani malam dalam gelap.
Untuk diketahui, jalan antara Kota Herat dan Islam Qala memang merupakan jalan besar yang sering dilewati truk-truk pengangkut tangki gas dan minya.
Pada malam hari, jalan ini jarang dilalui oleh masyarakat Afganistan karena banyaknya geng kriminal dan pemberontak Taliban yang sering mengintai.
Namun layanan keamanan Afghanistan telah mendirikan pos pemeriksaan untuk membantu ambulans dan kendaraan darurat yang melintasi perbatasan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
