Real Count KPU: Prabowo Unggul 56%, Begini Peta Suara Capres di Sulsel

Terkini.id, Makassar – Proses penghitungan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk Pilpres di Sulawesi Selatan sudah mencapai 68,5 persen.

Hingga pagi ini, pukul 05.15 WITA, Selasa 30 April 2019, sudah sebanyak 18.066 dari total 26.355 (68,5 persen) TPS di Sulawesi Selatan yang telah direkapitulasi oleh website KPU RI.

Dengan hasil tersebut, tercatat Jokowi-Ma’ruf meraih perolehan suara sebesar 1.449.837 suara atau sebesar 43,12 persen.

Sementara, Prabowo-Sandiaga Uno meraup suara sebanyak 1.912.330 atau sebanyak 56,8 persen.

Dari sejumlah daerah, Prabowo terlihat menang besar di Jeneponto sebesar 160.345 suara, sedangkan Jokowi 43.989 suara.

Prabowo juga menang besar di Bulukumba dengan perolehan 153.593 sedangkan Jokowi 76.489, serta di Sinjai sebesar 107.432 dan Jokowi 37.337.

Dari sejumlah daerah, rata-rata Jokowi kalah.

Jokowi terlihat cuma menang di tiga daerah, antara lain Toraja Utara dengan perolan suara sebesar 117.323 dan Prabowo 13.887.

Adapun di Tana Toraja, Jokowi meraup 111.154 sedangkan Prabowo 15.684. Jokowi juga menang di Bone dengan perolehan 108.600 sedangkan Prabowo 77.290.

Berikut screenshot perolehan suara Pilpres sementara per daerah di Sulsel, Selasa 30 April 2019:

Komentar

Rekomendasi

Shaifuddin Bahrum, Mantan Pimred Makassar Terkini Meninggal Dunia

Pasca Kapal Wartawan Rombongan Presiden Tenggelam, Menhub Keluarkan Himbauan

Kapal Rombongan Wartawan Presiden Terbalik di Labuan Bajo, Berikut Daftar Korbannya

Jenazah ABK Dilarungkan ke Laut karena Kapten Takut Virus: Alasannya Klise, Usut Tuntas!

Dokter RS Wahidin Butuh 2 Jam Keluarkan Moncong Ikan yang Menancap di Leher

Begini Nasib Pendidikan Anak Disabilitas di Indonesia

Infografik: Berbagai Langkah PDIP Melawan KPK

Breaking News : Relawan Daftarkan Danny Pomanto di Jalur Perseorangan

Sejumlah Ibu Rumah Tangga di Jeneponto Tertipu Investasi Bodong di Medsos

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar