Masuk

Refly Harun Sebut Letjen Dudung Tak Punya Prestasi, Fadli Zon: Harusnya Ditugaskan ke Papua

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Politikus Gerindra, Fadli Zon menanggapi pernyataan Refly Harun yang menyebut bahwa Letjen Dudung tak memiliki prestasi apapun.

Refly Harun mengatakan bahwa Letjen Dudung tak memiliki kehandalan selain melakukan penurunan baliho Rizieq Shihab.

Melansir Pikiran Rakyat via Benteng Sumbar, atas pernyataan Refly Harun, Fadli Zon menilai bahwa Pangkostrad Letjen Dudung seharusnya bisa ditugaskan melawan separatisme yang kini tengah terjadi di Papua.

Baca Juga: Refly Harun Bicarakan Skenario Jegal Anies Baswedan: Jadikan Tersangka

“Harusnya bisa ditugaskan melawan separatisme di Papua,” ujarnya melalui akun Twitternya @fadlizon.

Kendati demikian, Fadli tidak menjelaskan lebih lanjut alasan atau maksud dari pernyataan tersebut.

Sebagai informasi, Refly Harun sempat menyindir Letjen TNI Dudung Abdurachman yang belum lama ini membuat heboh usai pernyataannya soal agama.

Baca Juga: Diusulkan Jadi Sekjen PBB, Refly Harun Singgung Kemampuan Bahasa Asing Jokowi

Pakar hukum tata negara tersebut menilai bahwa Letjen Dudung hanya mengeluarkan pernyataan yang akan disukai atau didukung oleh pemerintah.

Ia mengatakan bahwa Letjen Dudung sangat menurut dengan apa yang disampaikan oleh pemerintah.

Oleh karena itu, Refly pun menjuluki mantan Panglima Kodam Jaya tersebut sebagai Jenderal Merah Putih.

“Jadi ini soal jenderal yang loyal dan dicap jenderal merah putih, yang tidak fanatik dan pro Pancasila,” tutur Refly Harun.

Baca Juga: Refly Harun Soroti Aktivitas Ganjar: Dia Sudah Kebelet untuk Kampanye Keliling Daerah

Bahkan, katanya melanjutkan, Dudung juga telah mendapatkan ganjaran dari sikap yang diberikan kepada pemerintah, yakni dengan diangkat menjadi Pangkostrad.

Padahal, menurut pakar hukum itu, Letjen Dudung tidak memiliki prestasi lain selain menurunkan baliho HRS dan menantang FPI kala itu.

“Dengan politik itu ganjarannya sudah dapat. Padahal dalam masa seperti itu tidak ada prestasi lain selain turunkan baliho, menantang perang FPI dan Rizieq Shihab,” ucapnya lebih lanjut.