Remaja Muslimah Pinrang Menolak Merayakan Hari Valentine

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Pinrang – Dalam rangka upaya mencegah maraknya peringatan Valentine’s day di kalangan remaja, Wonderful Muslimah kabupaten Pinrang mengadakan Dialog Muslimah dengan tema Cinta Tak Semurah Cokelat, pada Ahad 09 Februari 2020 di Aula Aisyiyah St. Khadijah, Pinrang.

Dialog Muslimah yang dihadiri oleh 100 lebih peserta, terdiri dari mahasiswa dan pelajar yang ada di Pinrang.

Kegiatan ini berupaya untuk menyadarkan remaja muslimah agar tidak ikut-ikutan merayakan Valentine’s day. Berdasarkan sejarah kemunculan dan aktivitas perayaannya, ternyata perayaan Valentine day ini bukan berasal dari Islam dan menyalahi syariat.

Sebagaimana yang disampaikan oleh pemateri Syamsam, S.S., M.Si bahwa, “Jangan sampai remaja muslimah Pinrang juga ikut-ikutan merayakan hari Valentine yang dinilai sebagai hari kasih sayang. Sebab pada realita aktivitasnya menjurus pada kemaksiatan yakni seks bebas. Di mana cinta bisa tergadaikan hanya dengan sepotong cokelat. Oleh sebab itu, arahan dan edukasi bagi remaja muslimah sangatlah penting sebab pergaulan bebas di era globalisasi ini semakin memprihatinkan.”

Inilah hal yang diharapkan dari kegiatan tersebut, remaja menyadari dirinya sebagai seorang muslimah yang tidak asal ikut-ikutan melainkan mereka mampu membentengi diri dari perbuatan tidak terpuji. Menjaga harga diri dan kehormatannya sebab seorang muslimah adalah sosok yang kedudukannya mulia di sisi Allah, bahkan syurga ada di telapak kakinya yang kita sebut sebagai “Ibu”. Ia mulia karena memuliakan aturan-aturan Allah yang diperuntukkan untuknya.

Menarik untuk Anda:

Peserta yang hadir sangat antusias mengikuti acara hingga selesai. Salah satu peserta dari kalangan mahasiswa, Nur Jannah, mengungkapkan bahwa, acara ini sangat baik untuk kalangan remaja apalagi yang baru menginjak sekolah menengah pertama karena di kalangan SMP sangat banyak yang baru mengenal namanya cinta monyet dan bahkan sekarang banyak juga anak SD yg juga pacaran.

Acara diakhiri dengan foto bersama sebagai bukti bahwa remaja muslimah Pinrang menolak merayakan hari Valentine.

Citizen Reporter: Syamsam Syamsuddin

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Forum Awardee BU Indotim Salurkan Bantuan Untuktuk Korban Gempa Sulbar

Jangan Lewatkan Webinar ‘Smart Digital Citizenship’ Peran Teknologi Dalam Melawan Disinformasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar