Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan Adnan mengatakan pendapatan dari Tempat Hiburan Malam atau THM di Makassar tidak terlalu berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah.
“THM itu sumbangsinya paling tinggi Rp 40 miliar per tahun,” kata Irwan, Rabu, 15 Juli 2020.
Sementara target THM per tahun sebelum pandemi Covid-19, kata Irwan, sebesar Rp 70 miliar. Saat ini pendapatan THM sudah hampir 50 persen.
Kendati THM belum buka, namun ia mengatakan selama bisa memastikan protokol kesehatan hal itu tak jadi masalah.
“Silahkan buka sebenarnya, asalkan protokol kesehatan bisa dijamin, kalau tidak bisa jamin jangan buka. Apalagi panti pijat,” ungkapnya.
- Gema Tanpa Kata: Pertunjukan Paduan Suara Teman Tuli
- Tak Ada Anggaran Hibah, Ketua DPRD Sulsel Upayakan Dana NPCI Lewat APBD Perubahan
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional
- Dispar Makassar, APPBI dan IMA Siapkan Makassar Great Sale 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
- Bersama Istri, Wabup Gowa Hadiri HUT Kiwal Garuda Hitam dan Titip Pesan Persatuan
Di sisi lain, Irwan mengatakan pendapatan asli daerah secara menyuruh beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan. Irwan mengatakan sudah menyentuh pada angka 3 miliar.
“Pendapatan sudah mulai membaik, sudah dapat Rp 3,3 miliar lebih per hari tapi itu baru fluktuasi,” kata Irwan di Posko Covid-19, Rabu, 15 Juli 2020.
Sementara, kata Irwan, pendapatan minimal per hari, rata-rata berada pada angka Rp 1,5 miliar.
Irwan mengatakan, bila pendapatan sudah mencapai Rp 3 miliar ke atas itu sudah bagus.
“Artinya sudah mencapai target,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
