Terkini.id, Makassar – Seminar virtual bertajuk “Tajir Melintir Sebelum Tuwir” di hari kedua pelaksanaan Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) Makassar 2020, yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, Jumat 14 Agustus 2020, menghadirkan Budi Hikmat Bahana, penggagas investasi ala Nabi Yusuf.
Budi yang juga Direktur Strategi Investasi Bahana TCW Investment Management itu memberikan pencerahan terkait kiat-kiat mengelola aset keuangan khususnya bagi kaum milenial.
Dalam presentasenya kepada partisipan seminar, Budi mengajak kaum milenial mengelola aset keuangan dengan strategi terbaik dimasa pandemi.
Ia memberikan pencerahan tentang bagaimana menjadi tajir sebelum tua. Menurutnya, semua orang sejatinya ingin hidup sejahtera pada masa tuanya. Namun, tak sedikit yang terjebak dalam kesulitan hidup.
“Bukan hanya tidak memiliki cukup uang jelang masa pensiun, tetapi ada yang terlilit hutang. Perilaku boros selagi muda tidak selalu jadi alasan utama. Tapi sangat bisa jadi sebagai akibat kurang memahami strategi terbaik dalam mengatur dan mengelola aset keuangan,” terangnya.
- Atasi Antrean Panjang di SPBU, Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Diberlakukan Mulai 13 September 2026
- BMKG Peringatkan Angin Kencang Senin 14 September 2026, Sulawesi Selatan Masuk Daftar
- Jeneponto Ke Semifinal, Dukungan Bupati di Tribun Bakar Semangat Laskar Turatea Tumbangkan Palopo
- Antrean BBM Mengganggu Mobilitas Warga, Wali Kota Makassar Minta Pelayanan SPBU Dimaksimalkan
- 135 Modifikator Ramaikan Honda Modif Contest 2026 di Maros
Dalam kesempatan itu, Budi berbagi rumusan pengelolaan alokasi aset investasi yang bertumbuh, seperti properti dan reksa dana saham, agar hidup tajir sebelum tua. Rumusannya adalah “100 dikurang umur” yang telah diterapkan sendiri oleh Budi Hikmat.
Rumusan alokasi yang dipaparkan Budi Hikmat ini memungkinkannya mempersiapkan masa pensiun dengan strategi investasi konservatif melalui reksa dana pasar uang dan Surat Berharga Negara (SBN) ritel.
Dia menyarankan agar anak muda belajar menyelami manfaat berinvestasi dengan terlebih dahulu mengendalikan tekanan sosial bertingkah konsumtif.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
