Srikandi Palasara hadir sebagai wadah perempuan bangsawan dan pemangku nilai adat, sementara Satria Palasara menjadi ruang pembinaan generasi muda bangsawan Sulawesi Selatan dan Barat.
Pelantikan dua organ ini menegaskan komitmen Palasara bahwa pelestarian adat tidak hanya bertumpu pada para sesepuh, tetapi juga ditopang oleh peran strategis perempuan dan kesinambungan generasi muda dua pilar penting bagi keberlanjutan peradaban adat.

131 Lembaga Adat Hadir, Raja-Raja Mandar Bersatu
Soliditas Palasara tercermin dari kehadiran 131 Lembaga Adat dari berbagai wilayah. Dari Tanah Mandar, hadir Raja-raja Mandar dari Kerajaan-Kerajaan Pitu Babanna Binanga, antara lain Balannipa, Sendana, Tappalang, dan Binuang, serta dari Pitu Ulunna Salo, di antaranya Tomakaka Mambi dan Tomakaka Bambang.
Selain itu, lembaga-lembaga adat besar dan bersejarah seperti Gowa, Bone, Luwu, Soppeng, Sidenreng, hingga Selayar turut hadir, memperlihatkan wajah Palasara sebagai ruang perjumpaan lintas kerajaan, lintas wilayah, dan lintas generasi.
- YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Makassar, Ada Hunian Gratis bagi Pasien Dhuafa dan Keluarganya
- Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Dukung Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
- YBM PLN UID Sulselrabar Gelar Khitanan Massal dan Berbagi Kado Anak Yatim Dhuafa
- DPD PDI Perjuangan Sulsel Gelar Festival Kuliner Mustika Rasa, Rudy P Goni: Nasi Goreng Simbol Persatuan Bangsa
- Digelar 9 Agustus, erafone Run Makassar 2026 Target 3.000 Peserta
Visi Besar Palasara untuk Indonesia yang Beradab dan Beradat

“Ke depan, Palasara mengusung visi besar sebagai rumah besar adat Sulawesi Selatan dan Barat ruang bersama yang menaungi, melindungi, dan menguatkan lembaga adat sebagai fondasi etika sosial bangsa,” jelas Andi Rusdianto Thalib.
“Sedangkan Misi Palasara diarahkan pada: Pelestarian adat dan nilai luhur sebagai penyangga jati diri masyarakat. Pemajuan kebudayaan berbasis kearifan lokal yang relevan dengan zaman. Penguatan kelembagaan adat agar mampu berdialog sejajar dengan negara dan regenerasi nilai melalui perempuan dan generasi muda, khususnya melalui Srikandi dan Satria Palasara Serta Kemitraan kebudayaan demi Indonesia yang harmonis, berkeadilan, dan bermartabat,”urainya.

“Dari Sulawesi Selatan dan Barat, Palasara menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia yang kuat adalah Indonesia yang berakar pada adat dan beradab dalam laku hidupnya. Milad I dan Pelantikan DPP ini menjadi tonggak awal untuk melangkah lebih jauh menjaga warisan, merawat nilai, dan menatap masa depan dengan kebijaksanaan adat,”pungkasnya.
Sebagai penutup rangkaian Milad seluruh undangan berdecak kagum dengan Orasi Budaya oleh Ketua Umum Srikandi Palasara Andi Hikmawati Patta Umba Permaisuri Raja Gowa ke 38, Beliau meneguhkan fikiran tentang peran dan posisi Perempuan Bangsawan sebagai Penjaga Lidah dan Etika Perempuan Bangsawan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
