Respons Danny Pomanto Ihwal Kotak Kosong Hantui Pilgub Sulsel

Respons Danny Pomanto Ihwal Kotak Kosong Hantui Pilgub Sulsel

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Makassar Isu kotak kosong dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mencuat. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, atau yang akrab disapa Danny Pomanto, menanggapi fenomena ini dengan lugas.

“Itu proses, meskipun banyak orang yang bilang itu tidak sehat, tapi itu sah, dan ingat kotak kosong pernah menang di Makassar,” ujar Danny Pomanto.

Danny menegaskan bahwa perjuangan melawan kotak kosong adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya dirinya. Ia mengingatkan bahwa demokrasi membutuhkan pengujian publik terhadap kandidat.

“Bagaimana menguji kalau kotak kosong? Itu jadi hal misterius,” jelasnya.

Menurutnya, jika ingin maju, setiap kandidat harus siap berkompetisi dan menghadapi pengujian publik. “Namanya kalau kita mau maju, siap berkompetisi,” tambah Danny.

Baca Juga

Terkait kuatnya dugaan kotak kosong dalam pilgub mendatang, Danny menyerahkan sepenuhnya kepada rencana Tuhan.

“Kalau ada rencana manusia kotak kosong, kita tunggu rencana Allah yang terjadi,” tuturnya.

Pengalaman Kotak Kosong di Pilkada Makassar 2018

Fenomena kotak kosong bukanlah hal baru di Sulsel. Pada Pilkada Makassar 2018, Danny Pomanto dan pasangannya, Indira Mulyasari (DIAmi), dicoret dari bursa Pilwalkot Makassar berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA).

Akibatnya, Pilwalkot Makassar diikuti oleh pasangan Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) sebagai satu-satunya kandidat. Namun, hasil pemilu 2018 cukup mengejutkan, kotak kosong meraih suara terbanyak.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.