Terkini.id, Jakarta – Akademisi politik, Rochendi menilai bahwa respons Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) terhadap kritik itu buruk.
Pasalnya, ia menilai bahwa pihak yang kritis terhadap Pemerintahan Jokowi, termasuk ulama, justru ditangkap.
“Negara terlalu mengurusi orang-orang yang mengkritik pemerintah,” ujarnya pada Rabu, 20 Oktober 2021, dilansir dari GenPi.
Rochendi pun menilai bahwa Pemerintahan Jokowi sudah berlaku kelewatan kepada pihak yang mengkritisi kesalahan yang dibuat pemerintahan Jokowi.
“Pihak yang kritis ditangkap, ulama yang kritis ditangkap. Miris sekali,” katanya.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
Di sisi lain, menurut Rochendi, Pemerintah justru tak pernah hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan.
Permasalahan ini pun membuatnya menilai bahwa negara saat ini sudah mulai menjauh dari nilai demokrasi itu sendiri.
Pasalnya, kata Rochendi, Pemerintah sudah mulai anti terhadap kritik yang disampaikan terhadapnya.
“Indikasinya, orang-orang yang melempar kritik ditangkap, dibungkam, dan diperkarakan dengan berbagai cara,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
