Rizieq Mengaku Ditantang Perang TNI, Denny Siregar: Emang Elu Siapa

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari soal pengakuan Habib Rizieq Shihab yang mengklaim dirinya ditantang perang oleh Pangdam Jaya dan diteror pasukan elit TNI.

Denny Siregar sontak menanggapi pernyataan Habib Rizieq Shihab tersebut dengan nada sindiran.

“Emang elu siapeeeeee,” kata Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 27 Maret 2021.

Baca Juga: Denny Siregar Sebut Polisi Korban Prank Sambo: Terjebak Rekayasa TKP!

Dalam cuitannya itu, Denny Siregar juga menyertakan foto tangkapan layar pemberitaan berjudul ‘Habib Rizieq Klaim Diteror Pasukan Elit TNI dan Ditantang Perang Pangdam Jaya’.

Mengutip Detik.com, Habib Rizieq Shihab menuding adanya teror di kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat oleh pasukan elite TNI seusai penyelenggaraan acara pernikahan anaknya serta Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Sebut Banyak Polisi Korban Prank Sambo, Denny Siregar: Kadrun Menari-Menari!

Selain itu, Rizieq menuduh Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman menantang perang Front Pembela Islam (FPI).

“Petamburan tempat tinggal saya didatangi oleh Pasukan Koopsus TNI (Komando Operasi Khusus TNI) yang terdiri atas tiga pasukan elite TNI, yaitu Kopassus AD, Marinir AL, serta Paskhas AU. Pasukan Koopsus ini tidak bergerak kecuali dengan perintah Presiden,” demikian tertulis dalam eksepsi Rizieq Shihab yang dikirim kuasa hukum Rizieq seusai sidang, Jumat 26 Maret 2021.

Kuasa hukum Rizieq menyampaikan bahwa eksepsi itu dibaca langsung oleh Rizieq dalam persidangan.

Baca Juga: Sebut Banyak Polisi Korban Prank Sambo, Denny Siregar: Kadrun Menari-Menari!

Dalam eksepsi tersebut, Habib Rizieq mengaku pasukan elit TNI itu hanya lewat sembari berhenti sebentar di mulut gang markas besar FPI. Namun dia merasa kegiatan Koopsus tersebut sebagai teror.

“Kedatangan Koopsus di Petamburan, walaupun hanya lewat sambil berhenti sebentar di mulut gang markas besar FPI, tapi sempat menakutkan warga. Ini adalah teror untuk saya dan keluarga serta para tetangga saya di Petamburan,” ungkap Habib Rizieq.

Lebih lanjut Rizieq mengatakan, FPI juga ditantang perang oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman. Baliho gambar Habib Rizieq juga diturunkan oleh aparat TNI.

“Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman di Monas tidak ada angin dan tidak ada hujan tebar ancaman terhadap FPI bahkan menantang perang FPI. Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman menurunkan pasukan dengan kendaraan perang untuk menurunkan seluruh Baliho ucapan selamat datang untuk saya di seluruh Jakarta. Baliho dengan foto saya mulai diturunkan oleh aparat TNI dan Polri di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Bagikan