Soal Dokter Diduga Terlibat Terorisme, Denny Siregar: Mungkin Malah Banyak yang Belum Terungkap

Soal Dokter Diduga Terlibat Terorisme, Denny Siregar: Mungkin Malah Banyak yang Belum Terungkap

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar menilai tidak aneh jika dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menjadi terduga teroris.

Bahkan, ia menduga bahwa masih banyak dokter yang terlibat terorisme yang belum terungkap.

“Udah gak aneh sih, kalo ada dokter yang tergabung dalam PBIDI terlibat terorisme,” kata Denny Siregar melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 11 Maret 2022.

“Dulu tahun 2010 juga ada kejadian yang sama. Dan mungkin malah banyak yang belum terungkap,” sambungnya.

“Jadi, gak usah terlalu reaktif lah. Mending jaga barisan aja,” katanya lagi.

Baca Juga

Bersama pernyataannya, ia membagikan berita berjudul “Dokter Diduga Teroris Mantan Ketua IDI Lebak”.

Dilansir dari berita Antara News tersebut, pada 7 Mei 2010, seorang dokter bernama Syarip Usman ditangkap di Hotel Sofyan Menteng, Jakarta Pusat karena diduga terlibat jaringan terorisme.

Dokter Syarip Usman adalah seorang mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Lebak, Banten.

“Saya tahu dia sama-sama dalam kepengurusan IDI,” kata Kepala Puskesmas Mekarsari Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dr Imbar pada Selasa, 11 Mei 2010.

Adapun baru-baru ini, pada Rabu malam, 9 Maret 2022 Densus 88 menembak mati seorang terduga teroris bernama Sunardi di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dilansir dari CNN Indonesia, polisi mengklaim terpaksa menembak mati Sunardi lantaran membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat.

Polisi juga mengungkap bahwa Sunardi adalah petinggi kelompok Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) dan Jemaah Islamiyah (JI).

“Yang bersangkutan sebagai penasehat amir JI dan juga penanggung jawab Hilal Ahmar Society,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan pada Kamis, 10 Maret 2022.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.