Rizieq Shihab Mengaku Sehat Padahal Positif, Politisi PKB: Ngaku Ulama Turunan Nabi Tapi Pembohong

Rizieq Shihab
Rizieq Shihab. (Solopos.com)

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim melontarkan sindiran keras terhadap mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang kini mendekam di tahanan Polda Metro Jaya.

Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 12 Januari 2021, Politisi PKB itu menyebut Rizieq Shihab telah berbohong soal hasil tes kesehatannya terkait Covid-19.

Luqman mengatakan, Rizieq awalnya mengaku bahwa dirinya negatif Covid-19 padahal positif.

Menurut Luqman, kebohongan Rizieq Shihab tersebut sangat membahayakan nyawa orang lain.

“Positif ngaku negatif, itu bohong dan membahayakan nyawa umat. Positif, meski OTG tetap berpotensi menulari orang lain,” cuit Luqman Hakim.

Menarik untuk Anda:

Ia pun merasa kecewa dengan Rizieq yang sebelumnya mengaku sebagai ulama keturunan Nabi Muhammad SAW dan juga imam besar namun ternyata berbohong kepada umat Islam.

“Ngaku ulama, turunan nabi, imam besar tapi bohong dan membahayakan nyawa banyak orang,” tutur Luqman Hakim.

Menurut Anggota Fraksi PKB DPR RI ini, Rizieq Shihab telah merusak nama Islam dan keturunan Nabi Muhammad SAW lainnya.

“Manusia macam ini bikin nama Islam dan habaib rusak. Jahat! ulamabusuk,” ujarnya.

Dalam cuitannya itu, Luqman Hakim juga membagikan sebuah link artikel pemberitaan berjudul “Polisi: Rizieq Sempat Positif Covid Tapi Mengaku Sehat” yang tayang di situs Cnnindonesia.com pada Selasa 12 Januari 2021.

Dalam isi artikel pemberitaan itu disebutkan, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyampaikan Rizieq Shihab sempat dinyatakan positif Covid-19 namun dirinya mengaku bebas dari virus Corona.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi menuturkan bahwa hal tersebut menjadi salah satu alasan penyidik turut menyematkan Pasal terkait penyebaran berita hoaks kepada para tersangka dalam kasus RS Ummi, Bogor, Jawa Barat.

“Kan diketahui bahwa (Rizieq) sudah positif (Covid-19) itu tanggal 25 November. Tapi di 26 November itu mereka ngomong tidak ada masalah, sehat walafiat tidak ada sakit apapun. Disebarkan melalui Front TV,” kata Andi Rian.

Dia mengatakan sejumlah tersangka dalam perkara itu menyembunyikan kondisi asli Rizieq Shihab dengan menyebarkan pernyataan yang tak sesuai.

Dalam artikel pemberitaan yang dibagikan Politisi PKB Luqman Hakim tersebut, Andi juga menyebutkan bahwa pihak RS Ummi turut menyebarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kondisi Rizieq Shihab melalui media massa. Oleh karenanya, para tersangka turut dijerat pasal penyebaran berita bohong.

“Kan, khusus untuk Rizieq dia lewat Front TV sementara untuk RS Ummi kan ditanya sama media tuh waktu itu ada konferensi pers, toh,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Warga Sulbar Diguncang Gempa, Fahri Hamzah Minta Mensos Risma Segera Turun Tangan

Habib Ali Assegaf Wafat, Rizieq Shihab: Beliau Berikan Secarik Kertas yang Harus Saya Amalkan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar