Rizieq Islamkan Dua Orang di Penjara, Denny Siregar: Alhamdulillah, Mungkin itu Tempat Terbaiknya

Terkini.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu, pentolan Front Pembela Islam alias FPI, Rizieq Shihab, meng-Islamkan dua tahanan di dalam penjara.

Aziz Yanuar selaku salah satu tim kuasa hukum Rizieq Shihab pun membenarkan kabar tersebut.

“Hari Jumat, 26 Februari 2021, dua orang tahanan narkoba yang merupakan ayah dan anak masuk Islam di Rutan Mabes Polri atas bimbingan Habib Rizieq, Ustadz Shobri, dan Habib Hanif”, terang Aziz Yanuar pada 5 Maret 2021, dikutip terkini.id dari Sindonews.

Baca Juga: Bela Bahar Smith, Pengacara Rizieq: Dia Menegur Orang-Orang Sendiri karena...

“Acara peng-Islam-an dibuka Ketum Front Persaudaraan Islam (FPI), KH Ahmad Shobri Lubis, lalu Imam Besar Habib Rizieq Shihab memandu pengucapan syahadatnya, kemudian ditutup dengan doa oleh menantu Habib Rizieq, yaitu Habib Hanif Alattas”, sambungnya.

Aziz mengungkapkan bahwa sebelum ayah dan anak itu di-Islamkan, Rizieq Shihab telah menanyakan serta memastikan bahwa mereka masuk Islam karena murni atas keinginan dari hati sendiri. Tak ada paksaan ataupun sejenisnya dari pihak siapa pun.

Baca Juga: Jansen Pertanyakan soal Bandara Kualanamu, DS: Pantas Demokrat Gak Maju-Maju,...

Menanggapi hal tersebut, pegiat media sosial Denny Siregar pun buka suara.

“Riziek dengar2 sudah mengislamkan 2 orang napi di dalam penjara ya?” tanyanya dalam media sosial Twitter miliknya pada hari Minggu ini, 21 Maret 2021, seperti dikutip terkini.id.

Denny lantas mengucap syukur mendengar kabar bahagia tersebut, tetapi berujung dengan sentilan cukup menohok.

Baca Juga: Jansen Pertanyakan soal Bandara Kualanamu, DS: Pantas Demokrat Gak Maju-Maju,...

“Alhamdulillah, semoga semakin lama beliau di dalam, supaya semakin banyak napi yg masuk Islam,” lanjut Denny Siregar.

Menurutnya, mungkin penjara merupakan tempat terbaik bagi Rizieq Shihab karena di sana ia bisa menebar kebaikan.

Berbeda dengan sebelum dipenjara di mana menurut Denny, Rizieq hanya berteriak-teriak di jalan.

Oleh karena itu, ia beranggapan bahwa lebih baik Rizieq tetap di dalam penjara dan kalau bisa, semakin lama agar semakin banyak narapidana yang memeluk Islam.

“Mungkin memang itu tempat terbaik beliau, drpd tereak2 di jalan,” pungkasnya.

Bagikan