Sayangkan Sikap Prabowo terhadap Rizieq Shihab, Tokoh Papua: HRS Saja Dilupakan Apalagi Rakyat Kecil!

Terkini.id, Jakarta – Seorang tokoh Papua bernama Christ Wamea menyayangkan sikap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto atas penangkapan dan penahanan eks pentolan FPI, Rizieq Shihab.

Ya, belakangan ini nama Prabowo Subianto menjadi salah satu yang terseret dampak hukuman penjara yang dijatuhkan kepada Rizieq.

Pasalnya, dua kali mengikuti kontestasi Pilpres, Rizieq dengan sekian banyak pengikutnya merupakan salah satu pendukung setia Prabowo Subianto.

Baca Juga: ‘Ilusi dan Ambisi Prabowo untuk Memimpin Indonesia Jadi Ancaman Bagi...

Beberapa pihak lantas menyayangkan sikap Prabowo yang terkesan diam saat Rizieq harus menghadapi berbagai kasus di pemerintahan Jokowi.

Atas hal tersebut, Christ Wamea menyoroti sikap Prabowo dan memberikan pernyataan menohok.

Baca Juga: Ini Dia Paslon yang Diprediksi Akan Maju di Pilpres 2024,...

Ia mengatakan bahwa Prabowo memang tidak dapat diandalkan karena begitu gampangnya melupakan jasa pendukungnya.

“Dulu saat dibutuhkan. Klas spt pak HRS saja dilupakan apalagi rakyat kecil dipedalaman,” tulis tokoh Papua tersebut, dilihat terkini.id, Jumat, 3 September 2021.

Hal itu disampaikan oleh Christ Wamea melalui akun Twitternya.

Baca Juga: Ini Dia Paslon yang Diprediksi Akan Maju di Pilpres 2024,...

Sembari membagikan cuitannnya, ia juga melampirkan foto kebersamaan Prabowo dan Rizieq Shihab yang terlihat akrab.

Beberapa netizen juga ikut menanggapi cuitan tersebut.

“Duit sumbangan kampanye sdh pada dibalikin blm tuh,” komentar @gym_golf.

“Si Wowo gak pernah lagi ngomong seperti waktu Kampanye seperti begini ‘Kekayaan Negara dirampok Oleh Asing dan Aseng’ kalau dl sll setiap kampanye itu omongannya sekarang siwowo ditugasin membesarkan Cebong dan Kampret,” komentar Ellbarack.

“Mendekat klu lagi butuh. Manusia seperti itu mau di panggil apa tuu. munafiq pa penghianat dlu beberapa warga rela menyumbangkan tabungannya wlpun bagi mereka tdk ada apa2nya hanya krn masyarakat sangat berharap akan perubahan melalui beliau tp yg terjadi justru sebaliknya,” komentar Alfatih.

Bagikan