RM Sidodadi, 40 Tahun Berdiri dan Menjaga Citarasa Lokal

RM Sidodadi, 40 Tahun Berdiri dan Menjaga Citarasa Lokal

Syareevah Firdha Aulia

Penulis

Terkini.id, Makassar — Kuliner hidangan khas daerah Jawa kini semakin mudah ditemukan di kota Makassar, dengan berbagai menu olahan yang memiliki citarasa yang berbeda-beda.

Salah satunya RM Sidodadi, di jalan Dr. Ratulangi Nomor 153. Berdiri sekitar tahun 1975-an, rumah makan ini masih setia menjaga citarasa dan aroma khas RM Sidodadi hingga saat ini.

RM Sidodadi, 40 Tahun Berdiri dan Menjaga Citarasa Lokal
RM Sidodadi Gunung Sari Baru, Jalan Ratulangi Nomor 153, Makassar

Dibangun lebih dari 40 tahun silam, rumah makan ini memiliki cara sendiri agar mampu bertahan di tengah maraknya rumah makan atau kuliner kekinian di kota Makassar.

Hj. Sulaika selaku pengelola dan pemilik, merupakan generasi ke-2 RM Sidodadi. Berawal dari hobi yang senang makan, serta tekad dan kedisiplinan dari orangtuanya, Hj. Sulaika akhirnya memutuskan untuk melanjutkan usaha kuliner sebagai warisan keluarga.

Berdiri bertahun-tahun silam, RM Sidodadi konsisten mempertahankan citarasa kuliner khas di kota Makassar. Khususnya menu Nasi Rawon yang menurut Hj. Sulaika memiliki aroma khas tersendiri, dan menjadikan menu itu berbeda dengan rawon di Rumah Makan lainnya.

RM Sidodadi, 40 Tahun Berdiri dan Menjaga Citarasa Lokal
Penghargaan Dari Kecap Bango Untuk RM Sidodadi Gunung Sari, Tahun 2014

Ditemui di rumah makan miliknya, Hj. Sulaika mengungkapkan rahasianya,

“Resep rahasianya sebenarnya tergantung dari cara pengolahan, kalau cara pengolahannya tepat pasti akan menghasilkan aroma yang khas dan nikmat,” ungkapnya.

RM Sidodadi, 40 Tahun Berdiri dan Menjaga Citarasa Lokal
Nasi Rawon, salah satu menu andalan RM Sidodadi Gunung Sari

Rumah Makan ini dulunya bertempat di Jalan Sultan Alauddin, namun memutuskan untuk berpindah di Jalan Dr. Ratulangi Nomor 153.

RM Sidodadi, 40 Tahun Berdiri dan Menjaga Citarasa Lokal
RM Sidodadi Gunung Sari Baru, Makassar

Salah satu kunci kesuksesan RM Sidodadi yaitu tekad yang kuat dan banyak bersyukur, seperti yang dikatakan pemiliknya.

Pengalaman pasang surut dalam mempertahankan setiap usaha kuliner pasti ada, segala macam tantangan dilaluinya untuk mempertahankan usaha kuliner tersebut.

Hj. Sulaika pun mempertegas bahwa RM Sidodadi miliknya tidak membuka cabang dimanapun.

“Hanya di sini (jalan Dr. Ratulangi) RM Sidodadi milik saya, tidak ada cabang di tempat lain,”

Alasan pemiliknya tidak membuka cabang yaitu dikarenakan pernah mengalami trauma ditipu oleh keluarganya sendiri.

Kunci kesuksesan dari RM Sidodadi yaitu tekad yang kuat dan selalu bersyukur.

Meski pernah ditipu, tapi Hj. Sulaika tetap mensyukuri rejeki yang telah diberikan dan bahkan mengikhlaskan pengalaman pahit tersebut.

RM Sidodadi, 40 Tahun Berdiri dan Menjaga Citarasa Lokal
Hj Sulaika, pemilik RM Sidodadi Gunung Sari Baru

Di tahun 2019 ini, Makassar Most Favourite (MMF) Culinary Award yang diselenggarakan oleh Makassar Terkini menobatkan RM Sidodadi sebagai salah satu pemenang.

“Alhamdulillah, senang rasanya bisa menang dan dipercayakan untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Saya akui orang Makassar senang sekali makan dan berburu kuliner,” jawabnya saat ditanya pendapatnya memenangkan MMF 2019.

Menu favorit yang tersedia di RM Sidodadi antara lain Nasi Rawon, Nasi Campur Daging atau Ayam, Sop Ayam, Sop Paru.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.