Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Rocky Gerung kembali menyinggung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) besutan Megawati Soekarnoputri terkait korupsi di Indonesia.
Lewat tayangan videonya di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Kamis 21 Januari 2021, Rocky menyebut PDIP berhasil mencetak rekor korupsi di Indonesia.
Rocky menilai, berapapun jumlah uang yang telah dikorupsi oleh PDIP hal itu merupakan penghinaan terhadap rakyat.
“Saya enggak persoalkan nilainya, bahkan 100 pun dikorupsi PDIP itu artinya menghina rakyat, karena dia partai rakyat,” ujar Rocky Gerung.
Mengutip Genpi.co, menurut Rocky tokoh PDIP yang melakukan tindak korupsi tersebut telah mengabaikan seluruh beban moral yang diberikan rakyat padanya.
- Toyota Agya Dominasi Segmen Compact Entry, Raih 30 Persen Pangsa Pasar di 2026
- Disdik Makassar Ingatkan Sekolah Segera Update Data Dapodik untuk SPMB 2026
- Prakiraan Cuaca 18 Mei 2026: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sulsel
- Semifinal AAS Cup II 2026 Digelar Hari Ini, Alumni Unhas Berebut Tiket Final
- Haji Mabrur Tak Hanya Ritual, Tetapi Juga Kepedulian Sosial
“Itu kan menghina peradaban. Jadi secara moral itu yang disebut sebagai pengkhianatan moral tertinggi, artinya di dalam pikiran, dia memang sudah koruptif, mau seratus ribu segala macam, jadi persoalannya ada di situ,” ungkapnya.
Dalam tayangan videonya tersebut, Rocky Gerung juga menilai bahwa kerakusan partailah yang menyebabkan oknum-oknum mengabaikan seluruh pesan rakyat.
Padahal, kata Rocky, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pernah menyampaikan pesan terhadap kadernya agar jangan pernah mengambil uang milik rakyat.
“Kerakusan partai menyebabkan si tokoh partai mengabaikan seluruh pesan rakyat bahkan pesan kampanye. Bahkan pesan Ibu Mega dalam pidato ‘jangan sekali-kali mengambil uang rakyat’. Jadi buat apa partai itu hidup dengan retorika jangan mengambil uang rakyat,” tutur Rocky.
Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini untuk menanggulangi kasus korupsi juga tidak bisa dibendung lantaran tidak ada kebijakan yang bisa dihasilkan oposisi.
Hal tersebut, kata Rocky Gerung, dikarenakan semua partai besar di Indonesia telah disedot ke dalam kekuasaan.
“Dalam hal ini ya PDIP. Ini bukan fitnah, ini analisis tentang definisi korupsi. Siapa yang kelebihan kekuasaan, dia yang potensial korupsi. PDIP kelebihan kekuasaan, pasti dia juga potensial korupsi,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
