Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Rocky Gerung mengomentari soal ditangkapnya Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) COVID-19.
Rocky Gerung menilai apa yang dilakukan Juliari merupakan perbuatan yang dungu alias bodoh.
Pasalnya, kata Rocky, sebagai menteri sosial seharusnya Juliari mengurus hak rakyat miskin dan bukannya malah merampok hak mereka.
Hal itu ia sampaikan lewat sebuah video yang tayang di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Minggu 6 Desember 2020.
“Dia (Juliari) disuruh untuk mengurus rakyat miskin, nah sekarang hak rakyat miskin dia rampok, itu dungu namanya,” ujar Rocky Gerung.
- Astra Honda Racing Team Puncaki Klasemen Tim ARRC 2026 Usai Seri Sepang
- Kredit Perbankan Tembus Rp9.135 Triliun, OJK Sebut Intermediasi Makin Solid
- Kemarau Panjang, PDAM Makassar Kerahkan 6 Pickup Distribusi Air Bersih
- Yudisium Semester Genap, 478 Mahasiswa Polbangtan Gowa Didorong Terus Tingkatkan Prestasi
- Bupati Jeneponto Tegaskan Coffee Morning Jadi Wadah Lahirkan Ide Baru untuk Kemajuan Jeneponto
Menurutnya, jika Juliari merampok korporasi maka hal itu kemungkinan bisa ia tolerir. Namun, Mensos tersebut malah merampok hak wong cilik (rakyat jelata).
“Kalau dia rampok Korporasi atau apa bolehlah, ini partai wong cilik merampok hak wong cilik, kan dungu,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana Bansos COVID-19.
Juliari dan beberapa pegawai Kementerian Sosial diduga mendapatkan jatah Rp 17 miliar dari dana bansos tersebut.
Dalam kasus itu, KPK juga menetapkan dua pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kementerian Sosial, yakni Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW), sebagai tersangka.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
